Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 NOVEMBER 2019
P. 112

Title          APINDO SOLO MINTA BURUH TERIMA HASIL KEPUTUSAN PENGUPAHAN
                Media Name     jateng.antaranews.com
                Pub. Date      20 November 2019
                               https://jateng.antaranews.com/berita/276323/apindo-solo-minta-buruh-te rima-hasil-
                Page/URL
                               keputusan-pengupahan
                Media Type     Pers Online
                Sentiment      Positive










               Solo - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Surakarta meminta para buruh atau
               pekerja perusahaan dapat menerima hasil keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
               terkait pengupahan.

                "Nominal yang diputuskan oleh pemerintah sudah sesuai dengan usulan dari Dewan
               Pengupahan," kata Sekretaris Apindo Kota Surakarta Wahyu Haryanto di Solo, Rabu.

                Sebagaimana diketahui, Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Jawa Tengah sudah
               disahkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Surat Keputusan Gubernur Jateng
               Nomor  560  /58 Tahun  2019  mengenai Upah Minimum pada 35 Kabupaten/Kota di
               Provinsi Jawa Tengah. Untuk UMK Kota Solo telah ditetapkan sebesar Rp  1.956.200  .

                "Penghitungan ini sudah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Dalam penghitungannya
               kami sudah sesuai dengan UU yang ada dan harapannya teman-teman (buruh, red) bisa
               menerima hal ini dengan bijak," katanya.

                Ia mengatakan untuk penghitungan UMK tersebut disesuaikan dengan melihat kondisi
               ekonomi Indonesia yang ternyata masih bisa tumbuh 5 persen.

                "Padahal kondisi ekonomi global sedang tidak baik, ini yang harus disyukuri," katanya.

                 Ia mengatakan besaran UMK yang sudah ditetapkan sebenarnya merupakan jaring
               pengaman dan diberikan kepada pegawai baru atau yang belum memiliki pengalaman
               bekerja.

                Menurut dia, sesuai dengan keputusan Gubernur, upah minimum tersebut adalah upah
               bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok termasuk tunjangan tetap. Sesuai aturan,
               upah minimum hanya berlaku bagi pekerja atau buruh yang memiliki masa kerja kurang
               dari satu tahun.

                Terkait hal itu, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Surakarta M Sholihuddin
               mengatakan belum akan menanggapi keputusan tersebut karena perlu melakukan
               koordinasi lagi dengan para anggota SPN maupun Apindo.

                "Kami akan diskusikan ini lagi. Jika memang UMK ini diberikan kepada pekerja baru yang
               belum memiliki pengalaman berarti harus ada penghitungan lain untuk kami para pekerja
               yang sudah lama bekerja di perusahaan masing-masing," katanya.





                                                      Page 111 of 143.
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117