Page 13 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 NOVEMBER 2021
P. 13
Judul Kemenaker Godok Skema Perluasan Subsidi Upah kepada 1,8 Juta
Pekerja
Nama Media bisnis.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://ekonomi.bisnis.com/read/20211103/12/1461400/kemenaker-
godok-skema-perluasan-subsidi-upah-kepada-18-juta-pekerja
Jurnalis Amanda Kusumawardhani
Tanggal 2021-11-03 06:49:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Dan Permenaker
Nomor 16 Tahun 2021 tentang perubahan atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang
Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh
penyesuaian level wilayah PPKM
positive - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Adapun Perubahan
atas lampiran II Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 ini yaitu penambahan 1 provinsi yakni
Kalimantan Utara dari yang sebelumnya 6 provinsi menjadi 7 provinsi
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Dalam arahannya
Menaker Ida Fauziyah berharap proses harmonisasi ini dapat segera selesai dan tuntas sehingga
program BSU ini dapat kita lanjutkan dengan payung hukum perubahan kedua Permenaker 14
Tahun 2020 ini
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan perluasan cakupan pemberian bantuan
subsidi upah ke 1,6 juta. Sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan subsidi upah kepada
8,7 juta pekerja yang berada di kawasan PPKM level 3 dan 4.
KEMENAKER GODOK SKEMA PERLUASAN SUBSIDI UPAH KEPADA 1,8 JUTA
PEKERJA
Kementerian Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan perluasan cakupan pemberian bantuan
subsidi upah ke 1,6 juta. Sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan subsidi upah kepada
8,7 juta pekerja yang berada di kawasan PPKM level 3 dan 4.
Perluasan cakupan subsidi upah tersebut sesuai dengan hasil rapat Komite Pemulihan Ekonomi
Nasional (PEN) pada 22 Oktober 2021. Penyesuaian ini terkait penanganan dampak terkini Covid-
12

