Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 APRIL 2020
P. 104
Title BURUH KECAM MENAKER YANG BOLEHKAN PERUSAHAAN TUNDA THR
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 28 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200428073934-20-497900/buruh-k ecam-
Page/URL
menaker-yang-bolehkan-perusahaan-tunda-thr
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengecam pernyataan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang membolehkan perusahaan menunda
pembayaran tunjangan hari raya ( THR ) jika mengalami kerugian akibat krisis
pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu dinilai merugikan buruh .
Presiden KSPI Said Iqbal menyesalkan pernyataan Ida tersebut. Menurutnya,
penundaan atau pencicilan THR jelas mengabaikan hak para pekerja.
"KSPI tidak setuju dengan sikap Menaker. Menaker tidak boleh terlalu pro
pengusaha, tetapi mengabaikan hak buruh termasuk THR," kata Iqbal dalam
keterangan tertulis, Selasa (28/4).
Iqbal menolak penundaan atau pencicilan THR oleh perusahaan seperti yang
diperbolehkan oleh Ida. Dia menjelaskan bahwa THR dan upah pekerja harus
dibayarkan agar daya beli masyarakat terjaga selama hari raya.
Dia juga berpendapat perusahaan tidak boleh sembarangan mengklaim rugi akibat
pandemi corona lalu menunda pembayaran THR. Iqbal meminta pemerintah lebih
teliti mengkaji klaim para perusahaan.
"Kalau perusahaan mengatakan rugi, maka perusahaan harus membuat laporan kas
dan neraca keuangan selama dua tahun terakhir untuk diperiksa oleh pemerintah
melalui kantor akuntan publik," ucapnya.
"Dari hasil audit itulah, dapat diketahui perusahaan benar-benar rugi atau sekadar
cari-cari alasan," lanjut Iqbal.
Sebelumnya, pemerintah memberi keringanan terkait pembayaran THR bagi para
perusahaan terdampak pandemi virus corona. Menaker Ida Fauziyah merestui
perusahaan menunda pembayaran THR jika arus kasnya tertekan.
Pemerintah memberi syarat perusahaan tersebut harus mengajak pekerjanya
berdialog terlebih dulu. Kemudian pembayaran THR dilakukan sesuai kesepakatan di
antara mereka.
"Misalnya, apabila perusahaan tidak mampu membayar THR sekaligus, maka
pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap," ujar Ida kepada
CNNIndonesia.com, Jumat (24/4).
Page 103 of 261.

