Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 193

UMKM dan masyarakat, serta penggunaan teknologi digital untuk mengurangi beban
               administrasi.


                Beberapa tahun terakhir pemerintah sudah mulai membangun regulasi untuk
               mengurangi beban adminsitrasi bagi pelaku usaha start up atau rintisan, dan
               penyederhanaan perizinan. Namun, hal itu dinilai belum cukup mampu mengurai
               benang kusut regulasi UMKM di Indonesia.


                Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan RUU Omnibus Law Cipta
               Lapangan Kerja dalam pengembangan investasi harus memberikan perlindungan
               kuat bagi pekerja atau buruh.


                "Di dada kami ada buruh. Kita fokus pada penciptaan lapangan pekerjaan dan
               peningkatan pelindungan serta kesejahteraan pekerja dalam omnibus law," kata Ida
               Fauziyah yang juga membuka ruang dialog dengan berdiskusi perwakilan serikat
               buruh mengenai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

                Menaker menjelaskan, salah satu isi pembahasan omnibus law adalah pekerja
               dengan hubungan kerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau
               pekerja kontrak, dipastikan mendapatkan hak dan pelindungan yang sama dengan
               pekerja tetap atau Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

                Hak tersebut antara lain hak atas upah, jaminan sosial, pelindungan keselamatan
               dan kesehatan kerja, dan hak atas pengakhiran atau putusnya hubungan kerja.
               "Jadi tidak benar, habis kontrak tidak ada kompensasi bagi pekerja," kata Ida.

                   Pewarta: M Razi Rahman  Editor: Ahmad Wijaya  COPYRIGHT (c)2020  .








































                                                      Page 192 of 267.
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198