Page 247 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JANUARI 2020
P. 247
Susiwijono menjelaskan terkait ketentuan upah per jam hanya diperuntukkan bagi
beberapa jenis pekerjaan seperti pekerjaan paruh waktu, pengacara, atau pekerjaan
lainnya yang memang diberikan upah per jam.
"Itu pun sistem per jam tetap melindungi hak pekerja sehingga upah yang berbasis
per jam tadi tidak menghapus ketentuan upah minimum. Jadi kalau ada per jam
tetap harus diberikan minimumnya," ujarnya.
Ia menjelaskan pengaturan upah per jam diciptakan karena sebelumnya belum ada
yang mengatur sehingga ke depannya para pekerja yang dibayar per jam dapat
lebih terjamin kesejahteraannya.
"Jangan dipahami 'Kok diubah per jam sehingga merugikan, karena produktivitas
tidak sampai segitu, akhirnya nanti yang diterima lebih rendah' Tidak ada seperti
itu," katanya.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah Editor: Nusarina Yuliastuti COPYRIGHT (c)2020
.
Page 246 of 267.

