Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 DESEMBER 2019
P. 72

Title          RIDWAN KAMIL: APA PUN BENTUK SURAT UMK, DEMO BURUH PASTI ADA
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      02 Desember 2019
                              https://kumparan.com/kumparannews/ridwan-kamil-apa-pun-bentuk-surat-um k-demo-
               Page/URL
                              buruh-pasti-ada-1sMl3etVA6g
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberi tanggapan soal aksi buruh yang digelar di
               Gedung Sate, Kota Bandung. Aksi tersebut dilatarbelakangi keluarnya surat edaran
               gubernur pada tanggal 21 November lalu. Namun, format surat tersebut akhirnya
               diubah menjadi Surat Keputusan (SK).

               Pria yang akrab disapa Emil tersebut mengatakan, format surat diubah menjadi SK
               setelah dirinya berkoordinasi dengan Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi
               melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

               Meski formatnya diubah, menurut Emil, di dalam poin 7 huruf D pada SK termuat
               perlindungan secara khusus yang diberikan kepada pengusaha padat karya.
               Nantinya, pengusaha padat karya dapat bernegosiasi dengan buruh soal upah tanpa
               mesti khawatir mendapat ancaman terkena sanksi.


               "Jadi di diktum kalau lihat SK-nya di nomor 7 ada kita keluarkan kalimat
               perlindungan khusus untuk padat karya untuk melakukan negosiasi upahnya bipartit
               (negosiasi 2 pihak, dalam hal ini antara pengusaha dan buruh) saja tanpa harus ada
               ancaman macam-macam yang nanti akan dilindungi dan disetujui oleh Pemprov,"
               kata dia di Pusdai, Kota Bandung, Kamis (2/12).

               Terkait dengan aksi buruh, Emil mengatakan, apa pun format surat yang
               dikeluarkan, aksi akan tetap ada. Dia pun mempersilakan kepada buruh untuk
               menggelar aksi dan menyuarakan tuntutannya asalkan sesuai dengan ketentuan
               yang berlaku.

               Intinya, Emil menegaskan, dirinya akan tetap memperjuangkan hak buruh agar
               tidak ada yang terkena PHK secara sepihak. Selain itu, dia memperjuangkan agar
               tidak ada perusahaan yang pindah dari Jabar karena tidak sanggup membayar upah
               minimum kota atau kabupaten.

               "Tujuan saya mencegah PHK, mencegah pindahnya perusahaan-perusahaan karena
               tidak sanggup UMK atau padat karya diinisiatifkan perlindungannya caranya yang
               bermartabat melalui poin yang saya sampaikan," ungkap dia.

               "Apa pun suratnya mau SK, mau SE, mau apa pun bentuknya demo mah pasti ada,"
               tambah Emil.




                                                       Page 71 of 116.
   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76   77