Page 148 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 148

Title          THR DICICIL, BURUH BISA PUNYA ANDIL
               Media Name     okezone.com
               Pub. Date      13 Mei 2020
                              https://economy.okezone.com/read/2020/05/13/320/2213390/thr-dicicil-bu ruh-bisa-
               Page/URL
                              punya-andil
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Dalam Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh menteri ketenagakerjaan, pengusaha
               diberikan keringanan pembayaran THR. Salah satunya agar bisa dicicil. Wakil Ketua
               Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menjelaskan,
               salah satu yang diusung dalam edaran ini adalah transparansi managemen
               perusahaan terhadap kondisi keuangan perusahaan dan dialogue bipartit antara
               karyawan dengan managemen perusahaan untuk menentukan kapan dan
               bagaimana THR akan dibayarkan.

               "Ini berarti pekerja punya suara, bisa mengajukan pertimbangan bahkan alternatif
               mekanisme pembayaran THR tertentu kepada perusahaan sehingga penangguhan
               THR bisa menjadi win-win solution bagi kedua pihak," sebut dia kepada Okezone,
               Rabu (13/5/2020).

               Menurutnya, mekanisme dan rambu ini dibuat dengan prudent dan cukup fair untuk
               menjembatani kepentingan pelaku usaha maupun pekerja. Selanjutnya, jika pekerja
               merasa kondisi keuangan perusahaan tersebut sebetulnya bisa membayar THR
               tanpa membuat perusahaan tutup atau bankrut, silahkan diargumentasikan dalam
               dialog bipartite-nya.

               "Kalau ada perusahaan yang melakukan penundaan pembayaran THR tanpa
               mekanisme ini, silahkan juga diadukan ke Kemenaker sebagai bentuk keberatan dan
               mekanisme kontrol masyarakat dan pekerja atas kebijakan tersebut," lanjut dia.

               Surat edaran tersebut juga menjelaskan mekanisme yang cukup tegas bila ada
               perusahaan yang tidak membayarkan THR, yakni mekanisme denda dan
               transparansi kebijakan penundaan THR tersebut dari perusahaan kepada
               Kemenaker.

               Dengan demikian, bila ada perusahaan yang disinyalir memanfaatkan surat edaran
               tersebut secara tidak proporsional sesuai kebutuhan menjaga eksistensi perusahaan
               sepanjang wabah, apalagi bila sampai menghapus kewajiban pembayaran THR
               dengan semena-mena, silahkan diadukan saja agar diproses berdasarkan
               mekanisme hukum yg berlaku.

               "Ini sangat bisa dilakukan sehingga jangan dianggap perusahaan akan bisa semena-
               mena karena ada rambu-rambu dalam SE ini dan konsekuensinya juga jelas," jelas
               dia.



                                                      Page 148 of 211.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153