Page 193 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 193

Title          KSPI BERENCANA GUGAT SE THR MENAKER
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      13 Mei 2020
               Page/URL       https://republika.co.id/berita/qa98t8436/kspi-berencana-gugat-se-thr-m enaker
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               JAKARTA -- Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
               berencana mengajukan gugatan terhadap Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan
               Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 yang mengatur tentang Tunjangan Hari Raya (THR)
               Tahun 2020. Rencananya, gugatan akan diajukan pada hari Jumat (15/4) ke PTUN
               Jakarta dan Mahkamah Agung.

               "Karena bertentangan dengan PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, yang
               mewajibkan pengusaha membayar THR selambat-lambatnya H-7 lebaran. Bila
               terlambat membayar maka akan dikenai denda sebesar 5 persen," tegas Said Iqbal,
               dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/5).

               Said Iqbal menjelaskan, dalam gugatan tersebut, KSPI berharap PTUN dan MA
               membatalkan Surat Edaran Menaker Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 dan dinyatakan
               tidak berlaku. Meminta PTUN dan MA menyatakan PP 78/2015 adalah sebagai dasar
               penetapan dan pembayaran THR bagi buruh di seluruh Indonesia.

               KSPI menolak pembayaran dilakukan dengan cara mencicil dan menunda. Ia
               mengatakan, dalam gugatannya, KSPI meminta PTUN dan MA memerintahkan
               Menaker memberikan sanksi administrasi dengan mencabut izin bagi perusahaan
               yang tidak membayar THR pada H-7 atau tidak membayar THR 100 persen bagi
               pekerja.

               Selanjutnya, meminta pengusaha di seluruh Indonesia untuk membayar THR
               buruhnya. Baik yang masih bekerja maupun dirumahkan secara penuh paling
               lambat H-7. "Mengacu pada kasus PT Yongjin dan PT Doosan di Sukabumi yang
               membayar THR dengan cara mencicil, justru mengakibatkan terjadinya hubungan
               industrial yang tidak harmonis. Buruh akhirnya melakukan aksi yang melibatkan
               ribuan orang," ujar Said Iqbal.

               Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa SE Menaker tentang THR dimanfaatkan
               perusahaan untuk mengakali pemberian THR dengan cara mencicil atau menunda
               tanpa menjelaskan kepada pekerja. Bahkan tidak ada audit untuk menunjukkan rugi
               atau tidaknya.

               Terkait dengan hal itu, KSPI akan mendirikan Posko PHK dan THR di 30 provinsi.
               Antara lain, di Jawa Barat, Jakarta, Banten, Yogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur,
               Lampung, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, NTB,
               Maluku, dan lain sebagainya.



                                                      Page 193 of 211.
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198