Page 196 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 MEI 2020
P. 196
Mengutip aturan itu disebutkan perusahaan yang terlambat membayar THR
Keagamaan dikenai denda sebesar 5 persen. Denda ini dikelola dan dipergunakan
untuk kesejahteraan pekerja.
Namun, pemerintah pusat juga telah mengizinkan agar perusahaan swasta
melakukan penundaan atau mencicil pembayaran THR Keagamaan pada tahun ini.
Namun, pembayaran THR yang dicicil atau ditunda ini tetap harus diselesaikan
dalam tahun 2020.
Izin ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor:
M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya
Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi Covid-19.
"Diminta kepada Gubernur untuk memastikan perusahaan agar membayar THR
Keagamaan kepada pekerja atau buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan," tulis Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam surat tersebut.
(dmi/bir).
Page 196 of 211.

