Page 190 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 MEI 2020
P. 190
Ida menambahkan pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada
pekerja atau buruh dikenai denda sebesar 5 persen. Denda ini dikelola dan
dipergunakan untuk kesejahteraan pekerja/buruh, serta tidak menghilangkan
kewajiban pengusaha untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau
buruh.
Jika perusahaan tidak mampu membayar THR pada waktu yang ditentukan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, solusi hendaknya diperoleh
melalui proses dialog antara pengusaha dan pekerja atau buruh.
"Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan
keuangan internal perusahaan yang transparan, dan itikad baik untuk mencapai
kesepakatan," katanya.
Nantinya dalam dialog tersebut dapat menyepakati beberapa hal, antara lain
pertama perusahaan yang tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu
yang ditentukan peraturan perundang-undangan, maka pembayaran THR dapat
dilakukan secara bertahap.
Kedua, perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu yang
ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maka pembayaran
THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang
disepakati.
Page 189 of 243.

