Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 MEI 2020
P. 193

Title          KEMNAKER: PEMBAYARAN THR HARUS SESUAI UU
               Media Name     investor.id
               Pub. Date      07 Mei 2020
               Page/URL       https://investor.id/business/kemnaker-pembayaran-thr-harus-sesuai-uu
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Kementerian Ketenagakerjaan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri
               Ketenagakerjaan Nomor M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian
               Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan dalam Masa Pandemi
               Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

               "Memastikan perusahaan agar membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
               sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ucap Menteri Ketenagakerjaan
               Ida Fauziyah melalui surat edaran yang diterima Kamis (7/5).

               Dalam surat ini perusahaan swasta dimungkinkan melakukan tunda atau cicil
               pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan pada tahun ini. Namun,
               pembayaran THR yang dicicil atau ditunda ini tetap harus diselesaikan dalam tahun
               2020.

               Memperhatikan kondisi perekonomian saat ini sebagai akibat Pandemi Covid19 yang
               membawa dampak pada kelangsungan usaha dan mempertimbangkan kebutuhan
               pekerja akan pembayaran THR Keagamaan maka diperlukan kesamaan pemahaman
               antara pengusaha dan pekerja.

               Perusahaan yang tidak mampu membayar THR Keagamaan pada waktu yang
               ditentukan, dapat mencari solusi melalui proses dialog antara pengusaha dan
               pekerja atau buruh. Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi
               dengan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan, dan itikad baik
               untuk mencapai kesepakatan.

               "Bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang
               ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maka pembayaran
               THR dapat dilakukan secara bertahap," ucap Ida.

               Bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang
               ditentukan, maka pembayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan
               jangka waktu tertentu yang disepakati. Kesepakatan akan mencakup waktu dan
               cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR Keagamaan.

               Kemudian, kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh itu harus dilaporkan
               oleh perusahaan kepada dinas yang menyelenggarakan urusan pemerintah di
               bidang ketenagakerjaan setempat.




                                                      Page 192 of 276.
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198