Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JANUARI 2020
P. 68
Title KEKHAWATIRAN KSPI SOAL OMNIBUS LAW
Media Name elshinta.com
Pub. Date 21 Januari 2020
Page/URL https://elshinta.com/news/197764/2020/01/21/kekhawatiran-kspi-soal-omn ibus-law
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mewakili elemen buruh dan pekerja di
seluruh Indonesia menyatakan kekhawatiran adanya rasionalisasi tenaga kerja
dengan sistem fleksibel dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law
Cipta Lapangan Kerja.
"Mereka menyebut fleksibel, fleksibilitas hubungan kerja. Konsekuensi dari kata
fleksibel, artinya tidak jelas. Bagaimana tentang hak-hak pekerjanya? Itu satu
(kekhawatiran)," kata Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
(FSPMI), Riden Hatam Aziz saat demo buruh di depan Kompleks Parlemen RI
Senayan, Jakarta, Senin (20/1) kemarin.
Menurut dia, dengan hubungan kerja yang fleksibel, maka sistem pengupahan akan
dihitung per jam. "Lalu, bagaimana sistem perhitungannya?" kata Riden, dikutip
Antara.
Ia kemudian teringat kepada aturan tenaga kerja alih daya (outsourcing) yang
ditolak oleh Serikat Pekerja karena dinilai merugikan para pekerja di Indonesia.
"Apa artinya kita bekerja kalau kita miskin? Apa artinya kita bekerja kalau tidak ada
masa depan? Buat apa kita mempekerjakan anak hingga 12 tahun bahkan 20 tahun,
hak-haknya tidak diperhatikan ketika masuk masa bekerja," tutur Riden.
Riden menjelaskan jika pekerja berstatus seperti itu, yang dulu pernah ditentang
oleh Serikat Pekerja, maka pekerja akan kehilangan hak-haknya memperoleh
kesejahteraan pekerja umumnya, yang di antaranya sebagai berikut:
1. Upah tidak jelas
2. Waktu bekerja tidak jelas
3. Tidak mendapatkan tunjangan hari raya dan tunjangan kesejahteraan lainnya
"Tapi pemerintah tetap memaksakan. Apa faktanya sekarang, Anda cek. Silakan
tanya kepada mereka yang bekerja dengan status outsourcing," kata Riden, seraya
menyebutkan, di antaranya ada yang berdemo di Provinsi Aceh, Sumatera Utara,
Lampung, Bengkulu, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, mereka semua
turun dengan membawa isu yang sama.
Page 67 of 152.

