Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 167

Title          DI DRAF RUU OMNIBUS LAW, PEKERJA KONSTRUKSI TAK BERSERTIFIKAT BAKAL KENA
                              PECAT
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      13 Februari 2020
               Page/URL       https://www.merdeka.com/uang/di-draf-ruu-omnibus-law-pekerja-konstruks i-tak-
                              bersertifikat-bakal-kena-pecat.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive


















               Merdeka.com - Pemerintah berencana melarang tenaga kerja konstruksi tak
               bersertifikat bekerja. Hal ini tertuang dalam draf rancangan undang-undang (RUU)
               omnibus law cipta kerja.

               Seperti tertuang dalam pasal 99 dalam UU No 2 Tahun 2017 tentang Jasa
               Konstruksi mengatur bahwa pekerja tak bersertifikat kompetensi yang kedapatan
               bekerja akan diberhentikan.

               "Setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi tidak
               memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja dikenai sanksi administratif berupa
               pemberhentian dari tempat kerja," tulis pasal 99 ayat 1 tersebut.

               Sementara, kepada pemberi kerja pekerja tak bersertifikat kompetensi juga akan
               dikenakan sanksi. Mulai dari denda administratif sampai penghentian sementara
               kegiatan layanan jasa konstruksi.

               Di ayat 3 bagian dari omnibus law ini menyebutkan setiap tenaga kerja konstruksi
               bersertifikat yang bekerja di bidang Jasa Konstruksi dan tidak berpraktek sesuai
               dengan standar kompetensi kerja nasional Indonesia, standar internasional, dan
               atau standar khusus dikenakan sanksi berupa peringatan tertulis, denda
               administratif, pembekuan sertifikat kompetensi kerja, dan/atau pencabutan sertifikat
               kompetensi kerja.

               1 dari 1 halaman Dari 5,3 Juta Pekerja Konstruksi Baru 512.070 Kantongi Sertifikat
               Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) melaporkan, jumlah
               tenaga kerja konstruksi bersertifikat di Indonesia saat ini baru mencapai 512.070
               orang. Jumlah ini masih terlalu sedikit dibanding total tenaga kerja konstruksi
               Indonesia yang ada sekitar 5,3 juta orang.

               Oleh karenanya, LPJKN target untuk bisa mensertifikasi sebanyak 500.000 tenaga




                                                      Page 166 of 177.
   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172