Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 FEBRUARI 2020
P. 46
belum menjadi keputusan final karena sesuai mekanisme yang ada di DPR, hal ini
akan dibicarakan pada tingkatan rapim (rapat pimpinan), lalu akan dibicarakan
dengan semua fraksi di DPR," ujar dia.
Puan juga berharap jangan sampai ada prasangka-prasangka negatif di tengah
masyarakat tentang Omnibus Law Ciptaker ini, sebab pihak DPR belum membaca
maupun mengetahui isi draf tersebut. "Jangan sampai belum beredarnya atau
tersosialisasinya draf ini kemudian menimbulkan prasangka lain yang menimbulkan
kecurigaan, karena kami memang belum membahasnya," kata Puan.
Protes SP Mengenai masih terjadinya protes dari Serikat Pekerja, Airlangga
mengatakan bahwa pihaknya akan membentuk tim guna menyelesaikan persoalan
tersebut. Dalam tim tersebut nantinya diisi perwakilan ketiga pihak yaitu
pemerintah, pengusaha, dan tenaga kerja. "Kemarin sudah mengundang
konfederasi. Jadi beberapa konfederasi sudah dialog denga pihak Menaker (Menteri
Ketenagakerjaan) dan sudah dibentuk tim, sudah disosialisasi," ucap Airlangga.
Sementara itu, Menteri Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, dalam
tim tersebut konfenderasi akan dilibatkan. Menurut dia, dengan diserahkanya draf
RUU Ciptaker tersebut ke DPR maka terbuka ruang bagi publik untuk berdiskusi. "Ini
draf Rancangan UU dan masih ada ruang publik untuk mendiskusikan. Sebenarnya
sama. Begitu diserahkan ke DPR dan dialog publik terjadi," ucap Ida.
Page 45 of 177.

