Page 147 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 MARET 2020
P. 147

Title          BURUH BAKAL DEMO BESAR-BESARAN TOLAK OMNIBUS LAW
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      06 Maret 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4927428/buruh-bakal- demo-besar-
               Page/URL
                              besaran-tolak-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               Puluhan ribu buruh bakal mendesak pemerintah menghentikan niat untuk
               menerbitkan Undang-undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja. Mereka khawatir
               aturan tersebut bakal merugikan buruh dan menghilangkan hak-hak mereka.

               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memperingatkan
               pemerintah bahwa para buruh akan melakukan demo besar-besaran di seluruh
               Indonesia. Demo akan dilaksanakan setelah masa reses DPR RI.

               "Tentang Omnibus Law saya ingin mempertegas bahwa KSPI dan buruh Indonesia
               tetap menolak Omnibus Law yang sekarang sudah resmi di DPR. Tanggal 23 atau
               24 Maret, kami belum dapat informasi yang fix. Tapi kalau nggak tanggal 23 atau 24
               Maret 2020 akan ada rapat paripurna DPR setelah reses," kata dia dalam konferensi
               pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

               Untuk di Jakarta sendiri akan ada 50 ribu buruh yang bergerak untuk melakukan
               unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jakarta.


               "Pada saat rapat paripurna 23 Maret atau 24 Maret, karena belum fix (tanggalnya)
               akan ada aksi 50 ribu buruh ya. Dan KSPI adalah masuk di dalam bagian yang akan
               aksi itu. Dan KSPI adalah masuk di dalam bagian aksi itu. 50 ribu buruh akan aksi
               bersama-sama di depan gedung DPR," jelasnya.

               Para buruh yang akan demo menolak RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja
               mengatasnamakan diri sebagai Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPI)


               "Tidak hanya KSPI yang akan aksi, tapi gabungan dari beberapa serikat buruh yang
               lain. Mungkin yang kami namakan kemarin adalah MPI/Majelis Pekerja Buruh
               Indonesia yang terdiri dari beberapa konfederasi. KSPI, ada KSPSI, ada KSBSI, ada
               50 federasi serikat buruh lain," jelasnya.

               Gelombang aksi akan dilakukan di sejumlah provinsi, mulai dari Banten, Jawa Barat,
               Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan,
               Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu. Lalu Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku dan
               Papua.

               "Pesan kami kepada pemerintah dan DPR, setop pembahasan Omnibus Law
               khususnya klaster ketenagakerjaan dan hal-hal yang berhubungan dengan




                                                      Page 146 of 192.
   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152