Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 115
Title MENAKER SEBUT UU KETENAGAKERJAAN TAK EFEKTIF SERAP TENAGA KERJA
Media Name merdeka.com
Pub. Date 20 Februari 2020
https://www.merdeka.com/uang/menaker-sebut-uu-ketenagakerjaan-tak-efek tif-serap-
Page/URL
tenaga-kerja.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyebut bahwa Undang-Undang N0 13
Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan tidak efektif dalam menyerap angka
pengangguran. Terbukti, selama ini angka serapan tenaga kerja hanya berkisar 2,5
juta jiwa per tahunnya.
"Kalau sekarang ini kan, per tahun kira-kira kita bisa menciptakan 2,5 juta," ungkap
dia di Royal Hotel Kuningan, Jakarta, Kamis (20/2).
Pandangan Ida Fauziyah tersebut sesuai dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly yang menegaskan, jika Rancangan UU Cipta
Kerja tidak melupakan kesejahteraan pekerja. Sebab, menurut Yasonna, RUU Cipta
Kerja adalah sebuah keharusan demi mengentaskan jumlah pengangguran.
"Ada 7 juta pengangguran sekarang ini dan kita memasuki masa bonus demografi.
Saat tiap tahun akan bertambah 2 juta. Tanpa ada perubahan mendasar dalam
pendekatan kita, kita akan sulit," kata Yasonna saat Pertemuan Koordinasi BPIP di
Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (17/2).
Menurut Yasonna, adanya kontroversi RUU Cipta Kerja yang saat ini terjadi adalah
hal yang lumrah. Karenanya, dia ingin setiap yang berpolemik, tidak melihat RUU
tersebut dari satu perspektif saja tapi lebih menyeluruh.
"Kontroversi ini ya biasalah di dalam masyarakat kita melihat dari satu perspektif
saja. Tapi kalau dilihat, ini penguatan UMKM sangat jelas ya, konsep membuka
lapangan kerja membuka kehidupan layak," klaim Yasonna.
Page 114 of 174.

