Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 140
Title "OMNIBUS LAW" CIPTA KERJA ADAKAN UPAH PER JAM, STAFSUS MENAKER: HANYA
PEKERJAAN KHUSUS AJA
Media Name kompas.com
Pub. Date 20 Februari 2020
Page/URL https://www.kompas.tv/article/67633/omnibus-law-cipta-kerja-adakan-upa h-per-jam-
stafsus-menaker-hanya-pekerjaan-khusus-aja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Joko Widodo meminta masyarakat memberikan masukan terkait Omnibus
Law RUU Cipta Kerja , yang banyak ditolak kalangan pekerja dan buruh.
Mereka yang menolak menilai, RUU ini tidak memberikan kepastian kerja bagi para
buruh. Pemerintah berencana mempercepat pengesahan Omnibus Law Rancangan
Undang-Undang Cipta Kerja, demi melancarkan arus invetasi di Indonesia.
Namun undang-undang, yang akan menggabungkan banyak peraturan jadi satu itu,
menuai banyak kritikan, terutama dari para buruh. Menanggapi banyaknya kritikan
itu, Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah membuka pintu untuk masukan
dari masyarakat.
Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar
Pandjaitan menegaskan, pihaknya tetap akan melihat dua sudut pandang, dari
pengusaha dan buruh, agar mendapatkan regulasi yang ideal, dan tidak merugikan
siapapun.
Namun konfederasi serikat pekerja indonesia, KSPI, tetap menolak Omnibus Law
RUU Cipta Kerja .
Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, RUU itu tidak memberikan kepastian kerja,
perlindungan pendapatan, dan jaminan sosial terhadap pekerjaan.
Salah satu yang disoroti KSPI adalah hilangnya upah minimum pekerja.
Pemerintah menyebut Omnibus Law jawaban dari keluh kesah pelaku usaha yang
selama ini tidak bebas dalam berekspansi.
Namun pemerintah berjanji terbuka untuk menjelaskan isi Omnibus Law kepada
semua pihak , agar tak menimbulksn polemik di masyarakat. #OmnibusLaw
#RUUCiptaKerja #Buruh.
Page 139 of 174.

