Page 158 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 158

Meskipun penyelesaian secara cepat tapi Ia meminta tahapan, mekanisme dan
               substansi tidak boleh diabaikan. Sebab, Rancangan Undang-Undang (UU) ini harus
               berkualitas dan jangan sampai nanti digugat dan dibatalkan oleh Mahkamah
               Konstitusi bahwa Omnibus law merupakan kebutuhan bangsa. "Karena itu, semua
               stakeholder harus punya persepsi yang sama," ujar dia.

               Hal ini mengingat pemerintah sudah menyerahkan RUU Omnibus law ke DPR RI,
               maka DPR RI harus segera menindaklanjuti secara cepat agar tahapan-tahapan
               pembahasan segera dilakukan.

               Ia menyebutkan, DPR tentu akan membahas substansi dan materi RUU Omnibus
               Cipta Kerja ini dengan melibatkan semua pihak. Baik itu buruh melalui serikat
               pekerja, termasuk pengusaha.

               "Jadi perdebatannya masuk dalam DPR, jangan berdebat di luar parlemen. Biarkan
               bola ini bergulir jangan ditolak dulu, kalau ada masukkan silahkan sebanyak-
               banyaknya," ungkap dia.

               Ia mengatakan, soal Omnibus Law ini, masyarakat dan semua stakeholder harus
               punya persepsi yang sama akan pentingnya terobosan regulasi melalui Omnibus
               Law dan pentingnya soal penyederhanaan regulasi dalam rangka mempermudah
               investasi.

               "Hal ini supaya kita bisa memenangkan pertarungan ekonomi di tingkat global. Perlu
               diingat bahwa peperangan kita hari ini adalah peperangan ekonomi," tutur
               Mukhtarudin.








































                                                      Page 157 of 174.
   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163