Page 31 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 31
Title ANGGOTA KOMISI VI MINTA RUU OMNIBUS LAW DIBAHAS LEWAT BALEG
Media Name antaranews.com
Pub. Date 20 Februari 2020
https://www.antaranews.com/berita/1308002/anggota-komisi-vi-minta-ruu- omnibus-
Page/URL
law-dibahas-lewat-baleg
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Undang-Undang ini harus berkualitas dan jangan sampai nanti digugat dan
dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin
meminta agar pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja dibahas melalui
mekanisme Badan Legislasi (Baleg) DPR, agar lebih terarah dan cepat selesai.
"Karena butuh kecepatan maka akan lebih baik prosesnya melalui Badan Legislasi
ketimbang lewat Pansus," kata Mukhtarudin lewat keterangannya di Jakarta, Kamis.
Meskipun demikian, ia menambahkan agar pembahasannya mengikuti mekanisme
dan substansi yang ada.
"Undang-Undang ini harus berkualitas dan jangan sampai nanti digugat dan
dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi," kata Politisi Golkar itu.
Mukhtarudin menyampaikan, Omnibus law merupakan kebutuhan bangsa, sehingga
seluruh pemangku kepentingan harus memiliki persepsi yang sama. Hal ini
mengingat pemerintah sudah menyerahkan RUU Omnibus law ke DPR RI, maka
DPR RI harus segera menindaklanjuti secara cepat agar tahapan-tahapan
pembahasan segera dilakukan.
Menurut dia, DPR tentu akan membahas substansi dan materi RUU Omnibus Cipta
Kerja ini dengan melibatkan semua pihak, baik buruh melalui serikat pekerja, dan
pengusaha.
"Jadi perdebatannya masuk dalam DPR, jangan berdebat di luar parlemen. Biarkan
bola ini bergulir jangan ditolak dulu, kalau ada masukkan silahkan sebanyak-
banyaknya," ujar dia.
Oleh karena itu, kata Mukhtarudin, soal Omnibus Law ini, masyarakat dan semua
stakeholder harus punya persepsi yang sama akan pentingnya terobosan regulasi
melalui Omnibus Law.
"Pentingnya soal penyederhanaan regulasi dalam rangka mempermudah investasi.
Hal ini supaya kita bisa memenangkan pertarungan ekonomi di tingkat global. Perlu
diingat bahwa peperangan kita hari ini adalah peperangan ekonomi," katanya.
Pewarta: Sella Panduarsa Gareta Editor: Ahmad Buchori COPYRIGHT (c)2020 .
Page 30 of 174.

