Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 FEBRUARI 2020
P. 33
Title KESAL DISINGGUNG OMNIBUS LAW, LUHUT POTONG PERTANYAAN WARTAWAN
Media Name wartaekonomi.co.id
Pub. Date 20 Februari 2020
https://www.wartaekonomi.co.id/read272864/kesal-disinggung-omnibus-law -luhut-
Page/URL
potong-pertanyaan-wartawan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ,
nampak kesal ketika ditanya soal draf rancangan undang-undang (RUU) Omnibus
Law. Awalnya, seorang wartawan menanyakan soal draf Omnibus Law yang
berimbas adanya perubahan di undang-undang penerbangan. Belum selesai
melanjutkan, Luhut langsung menjawab.
"Kan pasti sajalah ada penyesuaian sana sini. Tapi yang saya minta tolong jangan
membuat komentar kepada draf yang tidak resmi. Karena di luar itu, saya lihat
banyak bertebaran draf-draf yang tidak resmi yang bisa nanti menimbulkan kayak
gimana," jelas Luhut, belum lama ini.
Bahkan dengan penegasannya, ia mengklaim bahwa pemerintah sangat
memperhatikan buruh. Akan tetapi, di sisi lain juga harus memberi kemudahan buat
investasi. Sejauh ini, kaum buruh yang terus bersuara keras menolak draf ini,
terutama kluster Cipta Kerja.
"Pemerintah sangat, saya ulangi ya, pemerintah sangat berkepentingan untuk
melindungi buruhnya. Di dalam bersamaan juga pemerintah berkepentingan untuk
memberikan suasana yang kondusif pada investor untuk mereka, jadi harus win win
ya," jelas dia.
Saat hendak ditanya lagi, Luhut terlihat kesal. Seorang wartawan sempat bertanya
dan menyebut isi draf. "Tapi di draf itu disebutkan soal...?" tanya wartawan, tapi
belum selesai langsung dipotong oleh politisi senior Partai Golkar itu.
"Kamu draf mana?" sanggah Luhut.
"Draf dari pemerintah," jawab seorang wartawan.
"Di mana kamu dapat?" tanya dia lagi. Tapi belum sempat dijawab, Luhut
melanjutkan penjelasannya.
"Nah itu jadi jangan asal, saya sudah bilang tadi draf yang resmi pemerintah telah
diserahkan ke parlemen. Kamu lihat lah," jelas Luhut sambil meninggalkan kantor
dan menuju mobilnya.
Partner Sindikasi Konten: Viva.
Page 32 of 174.

