Page 220 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 220
Judul Paling Lambat Diumumkan 20 November 2021, Ini Bocoran UMP 2022
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1716887/paling-lambat-
diumumkan-20-november-2021-ini-bocoran-ump-2022
Jurnalis Nasional
Tanggal 2021-11-16 20:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, Gubernur harus menetapkan Upah Minimum
Provinsi (UMP) paling lambat 21 November 2021. Namun karena 21 November merupakan hari
libur nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20
November 2021. 21 November merupakan hari libur nasional maka penetapannya (UMP) harus
dilakukan paling lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021, ujar Ida dalam konferensi
pers, kutip Liputan6.com, Selasa (16/11).
PALING LAMBAT DIUMUMKAN 20 NOVEMBER 2021, INI BOCORAN UMP 2022
apahabar.com, JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengatakan, Gubernur harus
menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) paling lambat 21 November 2021. Namun karena 21
November merupakan hari libur nasional maka penetapannya harus dilakukan paling lambat 1
hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021.
21 November merupakan hari libur nasional maka penetapannya (UMP) harus dilakukan paling
lambat 1 hari sebelumnya, yaitu 20 November 2021, ujar Ida dalam konferensi pers, kutip
Liputan6.com, Selasa (16/11).
Sementara itu penetapan Upah Minimum Kota (UMK), maka harus dilakukan paling lambat 30
November 2021 dan harus dilakukan setelah penetapan UMP.
Hal ini juga telah tegaskan kembali oleh Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran Menteri
Dalam Negeri 561/6393/SJ Hal Penetapan Upah Minimum 2022 kepada seluruh gubernur.
Semangat dari formula UM berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021 adalah untuk mengurangi
kesenjangan UM, sehingga terwujud keadilan antar wilayah. Keadilan antar wilayah tersebut
dicapai melalui pendekatan rata-rata Konsumsi Rumah Tangga di masing-masing wilayah, jelas
Ida.
219

