Page 230 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 230

Pertama, menurut dia, beleid itu dinilai inkonstitusional. Pasalnya, ia mengatakan istilah batas
              atas dan batas bawah dalam upah minimum tidak dikenal dalam Undang-undang Cipta Kerja.
              Meskipun, buruh juga menolak UU Cipta Kerja.

              Kedua, Iqbal menyebut upah minimum adalah jaring pengaman, hal tersebut merujuk kepada
              konvensi International Labour Organization. Karena itu, seharusnya nilai upah minimum hanya
              terdiri dari satu angka saja dan bukan rentang batas atas dan bawah.

              Ketiga, peraturan anyar tersebut dinilai mencederai hukum. Pasalnya saat ini Undang-undang
              Cipta  Kerja  tengah  digugat  di  Mahkamah  Konstitusi  untuk  uji  formil  dan  materil.  Dengan
              demikian, belum ada keputusan hukum yang tetap untuk UU Cipta Kerja tersebut.

              Terakhir,  dengan  adanya  batas  atas  dan  batas  bawah,  KSPI  menilai  tak  ada  kenaikan  upah
              minimum  pada  tahun  depan  dan  justru  ada  penurunan  50  persen.  "Faktanya  bilamana
              menggunakan batas bawah dan batas atas, upah minimum turun 50 persen."

              KSPI pun telah mencoba menghitung upah minimum di Depok dengan menggunakan formula
              dari beleid. Dari perhitungan itu, diperoleh bahwa nilau batas atas UMK Depok tahun 2022 adalah
              5,7 juta dan batas bawah 2,85 juta.

              "Upah minimum Depok 2021 itu Rp 4,3 juta. Kalau saya pengusaha, boleh enggak saya turunkan
              upah minimum jadi Rp 2,8 juta? Boleh. Makanya bukannya naik, malah turun," ujar dia.

















































                                                           229
   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234   235