Page 407 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 407
Judul Jangan Nakal! Pengusaha Tak Naikkan UMP 2022 Bakal Kena Sanksi
Pidana
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/ekonomi/1716461/jangan-nakal-
pengusaha-tak-naikkan-ump-2022-bakal-kena-sanksi-pidana
Jurnalis Ekonomi
Tanggal 2021-11-16 18:09:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Yang pertama terkait dengan sanksi bagi
pemerintah daerah yang tidak mengikuti ketentuan di depan tadi saya sudah menyampaikan
bahwa penetapan upah minimum ini adalah proyek strategis nasional. Jadi kalau tidak ada
penetapan dapat kasih sanksi pidana
Ringkasan
Pengusaha yang tidak menaikkan UMP 2022 akan dikenakan sanksi pidana. Hal ini dipastikan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Ida menekankan bagi pengusaha atau gubernur yang
tidak menetapkan UMP akan mendapatkan sanksi pidana.
JANGAN NAKAL! PENGUSAHA TAK NAIKKAN UMP 2022 BAKAL KENA SANKSI
PIDANA
JAKARTA - Pengusaha yang tidak menaikkan UMP 2022 akan dikenakan sanksi pidana. Hal ini
dipastikan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Ida menekankan bagi pengusaha atau
gubernur yang tidak menetapkan UMP akan mendapatkan sanksi pidana.
"Yang pertama terkait dengan sanksi bagi pemerintah daerah yang tidak mengikuti ketentuan di
depan tadi saya sudah menyampaikan bahwa penetapan upah minimum ini adalah proyek
strategis nasional. Jadi kalau tidak ada penetapan dapat kasih sanksi pidana," kata Ida dalam
video virtual, Jakarta, Selasa (16/11/2021).
Kata dia, Gubernur harus menetapkan UMP paling lambat tanggal 21 November 2021. Adapun,
keadilan antar wilayah tersebut dicapai melalui pendekatan rata-rata Konsumsi Rumah Tangga
di masing-masing wilayah.
406

