Page 410 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 410
Judul UMP Kalsel 2022: Naik Secuil, Terkelam Sepanjang Sejarah
Nama Media rctiplus.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.rctiplus.com/news/detail/nasional/1716459/ump-kalsel-
2022-naik-secuil-terkelam-sepanjang-sejarah
Jurnalis Nasional
Tanggal 2021-11-16 18:02:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
BANJARMASIN Kaum buruh di Kalimantan Selatan kembali menjerit. Kenaikan upah minimum
provinsi tahun depan mentok di angka 1,01 persen. Menilik ke belakang, kenaikan upah secuil
ini menjadi yang terkelam sejak 40 tahun terakhir. Aliansi Pekerja Buruh Banua pun meminta
keputusan tersebut dianulir dan menjadi perhatian utama Pemprov Kalsel.
UMP KALSEL 2022: NAIK SECUIL, TERKELAM SEPANJANG SEJARAH
apahabar.com, BANJARMASIN Kaum buruh di Kalimantan Selatan kembali menjerit. Kenaikan
upah minimum provinsi tahun depan mentok di angka 1,01 persen. Menilik ke belakang, kenaikan
upah secuil ini menjadi yang terkelam sejak 40 tahun terakhir.
Aliansi Pekerja Buruh Banua pun meminta keputusan tersebut dianulir dan menjadi perhatian
utama Pemprov Kalsel. Ini sangat mencederai kaum buruh, ujar Ketua DPW Federasi Serikat
Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel Yoeyoen Indharto, Selasa (16/11).
Bisa dipastikan, kata Yoeyoen, upah segitu membuat buruh terancam hidup di bawah standar
hidup layak. Kenaikan upah tak seberapa ini menyusul surat edaran (SE) Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker). Yang belakangan dijadikan acuan dalam penetapan di daerah.
Yoeyoen turut menyayangkan kinerja Dewan Pengupahan yang dinilai tak mampu berbuat
banyak memperjuangkan kenaikan UMP Kalsel. Kondisi demikian dirasa makin tak manusiawi,
jika dihitung-hitung UMP Kalsel tahun depan hanya naik sekitar Rp29 ribu per bulan.
Kalau dihitung per hari enggak nyampe 900 rupiah. Beli es teh cuma dapat sepertiga gelas. Beli
permen lima biji enggak cukup, keluhnya. Pertumbuhan ekonomi di Banua yang ngos-ngosan,
inflasi, hingga pandemi jadi alasan pemerintah mencari pembenaran.
Kami mengerti ini pandemi. Tapi tak semua industri kolaps. Pandemi jangan jadi alasan
pembenaran tidak menaikkan upah buruh. Di pandemi 2020 banyak kok industri yang meraup
untung, imbuhnya.
409

