Page 555 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 555
Judul Upah Minimum di 4 Provinsi Ini Tak Naik Tahun Depan
Nama Media Belitong Ekspres
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL Pg8
Jurnalis jpc
Tanggal 2021-11-16 14:04:00
Ukuran 338x110mmk
Warna Warna
AD Value Rp 13.520.000
News Value Rp 67.600.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Rata-rata penyesuaian UMP
adalah 1,09 persen
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Namun, ada 42 UMK yang
tidak mengalami penyesuaian
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan terdapat empat provinsi yang tidak
akan mengalami kenaikan upah minimum pada 2022. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indah Anggoro Putri menjelaskan, hal itu karena
upah minimum tahun ini sudah lebih tinggi dari batas atas upah minimum. Indah menyebut,
keempat provinsi itu diantaranya Sumatera Selatan Rp3.144.446, Sulawesi Utara Rp3.310.723,
Sulawesi Selatan Rp3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp2.678.863. Sehingga, upah minimum tahun
2022 mendatang nilainya sama dengan upah minimum 2021.
UPAH MINIMUM DI 4 PROVINSI INI TAK NAIK TAHUN DEPAN
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengungkapkan terdapat empat provinsi yang tidak
akan mengalami kenaikan upah minimum pada 2022. Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Indah Anggoro Putri menjelaskan, hal itu karena
upah minimum tahun ini sudah lebih tinggi dari batas atas upah minimum.
Indah menyebut, keempat provinsi itu diantaranya Sumatera Selatan Rp3.144.446, Sulawesi
Utara Rp3.310.723, Sulawesi Selatan Rp3.165.876, dan Sulawesi Barat Rp2.678.863. Sehingga,
upah minimum tahun 2022 mendatang nilainya sama dengan upah minimum 2021.
Indah menjelaskan, perhitungan penyesuaian nilai UMP dan UMK 2022 nanti berdasarkan hasil
hitungan Badan Pusat Statistik (BPS). Saat ini, UMP terendah ada di Jawa Tengah dan tertinggi
554

