Page 610 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 NOVEMBER 2021
P. 610
Ditambah lagi. Sulut yang pemasukan utamanya dari sektor pariwisata belum berada dalam
kondisi normal. 'Tingkat okupansi kami hanya single digit hingga saat ini." sambung Nico.
Korwil Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Sulut Lucky Sanger mengatakan, buruh
mengusulkan kenaikan UMP menjadi Rp3.5 juta. Angka itu seusai perhitungan PP 78 Tahun
2015. "Kami tidak menerapkan PP 36 karena itu turunan dari UU Nomor 11 Tahun 2020. di mana
II ini dalam posisi judicial review di Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi." kata Lucky.
Ia berharap aspirasi buruh ini bisa dipenuhi Gubernur Sulut yang akan mengumumkan UMP
2022. Apalagi UMP saat ini sudah tidak mengalami kenaikan, masih menggunakan UMP 2020.
"Kami yakin dan percaya kami memiliki pemerintah yang hebat dalam memajukan Sulut hebat
dan sejahtera." kata dia.
Korwil KSPN Sulut Tommy Sampelan mengatakan, pembahasan UMP 2022 memang mengalami
dinamika luar biasa. Pekerja buruh ingin UMP 2022 naik signifikan, namun pengusaha tidak ingin
ada kenaikan.
"Buruh ingin UMP naik berkaitan dengan data ekonomi uang ada. pertumbuhan ekonomi, angka
pengangguran, kemiskinan dan sebagainya," ujar Sampelan.
Dua pendapat beda ini. kata Sampelan. tinggal ditentukan oleh kearifan eksekutor yakni
Gubernur Ollv Dondokambev. Sampelan mengatakan. serikat buruh ingin agar kenaikan
berdasarkan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2022. sebesar 3,15 persen. "Namun kembali lagi
ke Pak Gubernur." ungkap dia. (ryo/ara)
609

