Page 38 - Berita Omnibus Law Cipta Kerja 17-18 Februari 2020
P. 38
Title JALAN MASLAHAT OMNIBUS LAW
Media Name Media Indonesia
Page/URL 2
Journalist *
Article Type Opinion
Pub. Date 2020-02-18
Newstrend OMNIBUS LAW
Size/Color 753 / Color
Category & Corporate / Dirjen PHI & Jamsos / Positive
Sentiment
Summary
Semangat masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembentukan Rancangan Undang-Undang Cipta
Kerja begitu menggelora. RUU yang mengadopsi skema omnibus law itu mendapat sorotan sejak
pemerintah mulai menyusun draf. Begitu sampai ke tangan DPR. draf RUU Cipta Kerja kebanjiran kritik
dan masukan.
JALAN MASLAHAT OMNIBUS LAW
SEMANGAT masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembentukan Rancangan Undang-Undang Cipta
Kerja begitu menggelora.
RUU yang mengadopsi skema omnibus law itu mendapat sorotan sejak pemerintah mulai menyusun
draf.
Begitu sampai ke tangan DPR. draf RUU Cipta Kerja kebanjiran kritik dan masukan.
Poin-poin koreksi yang disampaikan para pemangku kepentingan lebih terarah dengan mulai
terbukanya akses publik terhadap draf RUU tersebut.
Aktivis lingkungan mengkhawatirkan dampak penghapusan kewajiban izin lingkungan yang semula
tercantum pada Pasal 40 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pengamat perumahan mempertanyakan diperbolehkannya warga
negara asing mendapatkan hak milik atas satuan rumah susun.
Selain itu. pakar hukum tata negara mengingatkan agar RUU dalam gerbong omnibus law tidak
menabrak sistem hukum. Peringatan itu merujuk ke ketentuan Pasal 170 pada draf RUU Cipta Kerja
yang membuka peluang pemerintah mengubah ketentuan undang-undang tanpa melihatkan DPR.
Kritik paling keras datang dari kalangan serikat pekerja. Poin-poin seperti perubahan penetapan upah
minimum, pesangon, kebijakan cuti, ketentuan kontrak pekerja, juga jam kerja dinilai memberatkan
penerima upah.
Ada serikat pekerja yang lantas mengeluarkan ancaman bakal menggelar demonstrasi besar-besaran
apabila parlemen mengesahkan RUU Cipta Kerja. Semangat membela kepentingan pekerja tentu kita
apresiasi. Meski begitu, jangan sampai terlampau bersemangat hingga kebablasan.
Banyak di antara kita yang sepertinya lupa bahwa proses pembentukan RUU Cipta Kerja masih
berjalan. Bahkan sejauh ini baru akan memasuki pembahasan tingkat I di DPR.