Page 468 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 14 APRIL 2021
P. 468

"Terdapat  103  perusahaan  lainnya  sedang  dalam  proses  pemeriksaan,  pengawasan,  dan
              pemanggilan dinas untuk pelaksanaan nota pemeriksaan satu dan dua. Beberapa di antaranya
              terkait permasalahan perselisihan hubungan industrial yang lagi berproses," katanya.

              Seperti  diketahui,  pemerintah  mengizinkan  perusahaan  swasta  melakukan  tunda  atau  cicil
              pembayaran THR Keagamaan pada 2020. Namun, pembayaran THR yang dicicil atau ditunda ini
              tetap harus diselesaikan pada 2020.

              Izin ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HI.00.01/V/2020
              tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan
              dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

              "Pertimbangannya  pada  waktu  itu  adalah pertimbangan  kelangsungan usaha  dan  kebutuhan
              pekerja atau buruh atas pemenuhan kebutuhan THR," tuturnya.

              Sementara, pada tahun ini, pemerintah mewajibkan pengusaha membayar penuh THR pada H-
              7  Hari  Raya  Idulfitri.  Hal  itu  tercantum  dalam  SE  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja
              atau Buruh di Perusahaan.

              Ida  mengatakan  terdapat  sejumlah  sanksi  bagi  perusahaan  yang  telat  dan  tak  membayar
              tunjangan  hari  raya  (THR)  keagamaan  2021  kepada  pekerja  sesuai  dengan  yang  diatur
              pemerintah. Pembayaran THR untuk tahun ini harus diberikan paling lambat 7 hari sebelum hari
              raya keagamaan.

              Aturan pembayaran THR tahun ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6
              Tahun  2016  tentang  THR  Keagamaan  bagi  Pekerja  atau  Buruh  di  Perusahaan.  Selain  itu,
              pembayaran THR juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang
              Pengupahan.

              Ida menegaskan, pemerintah sudah memberikan dukungan kepada pengusaha untuk mengatasi
              dampak  pandemi  COVID-19.  Kata  dia,  dukungan  ini  diberikan  agar  ekonomi  masyarakat
              bergerak  seiring  dengan  kebijakan  pemerintah  untuk  penanganan  COVID-19  dan  pemulihan
              ekonomi nasional.

              Untuk itu, lanjut Ida, diperlukan komitmen pengusaha untuk membayar THR keagamaan 2021
              secara penuh dan tepat waktu "Pengusaha yang terlambat bayar THR ke pekerja kena denda 5
              persen dari THR yang harus dibayar sejak berakhir batas waktu kewajiban pengusaha untuk
              membayar," katanya.

              Sementara itu, Ida mengatakan, pengusaha yang tak membayar THR akan dikenakan sanksi
              administratif berupa teguran tertulis. Selain itu, pemerintah juga akan membatasi kegiatan usaha
              perusahaan tersebut.

              "Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi dan pembekuan kegiatan usaha,"
              ucapnya.

              Seperti diketahui, Menaker Ida Fauziyah mewajibkan seluruh pengusaha untuk membayar THR
              maksimal  h-7  Hari  Raya  Idulfitri.  Hal  itu  tertuang  dalam  Surat  Edaran  (SE)  Nomor
              M/6/HK.04/IV/2021 tentang pelaksanaan Pemberian THR Tahun 2021 bagi pekerja atau buruh
              di perusahaan.







                                                           467
   463   464   465   466   467   468   469   470   471   472   473