Page 205 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 205

Title          KETUA MPR RESPONS KENAIKAN BPJS HINGGA SOAL THR
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      14 Mei 2020
                              https://republika.co.id/berita/qableg423/ketua-mpr-respons-kenaikan-bp js-hingga-soal-
               Page/URL
                              thr
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               JAKARTA -- Ketua  MPR  Bambang Soesatyo (Bamsoet) mersepons sejumlah isu
               aktual dalam sepekan. Mulai dari isu kenaikan kembali iuran BPJS Kesehatan hingga
               sial Tunjangan Hari Raya (THR).

               Sehubungan dengan adanya rencana kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan
               Sosial/BPJS kesehatan Kelas I dan Kelas II mandiri pada Juli 2020, yang tercantum
               dalam Pasal 34 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 tentang
               Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan
               Kesehatan, Ketua MPR meminta pemerintah untuk mengkaji ulang rencana tersebut,
               mengingat putusan Mahkamah Agung/MA pada pokoknya melarang pemerintah
               menaikkan iuran BPJS kesehatan.

               Oleh karenanya, sekalipun kenaikan iuran BPJS yang tertuang dalam Perpres Nomor
               64 Tahun 2020 nominalnya sedikit berbeda dengan kenaikan sebelumnya, langkah
               presiden menaikkan iuran BPJS tetap tidak dapat dibenarkan karena kenaikan iuran
               bukan satu-satunya cara mengatasi defisit ekonomi negara, terlebih di tengah resesi
               ekonomi saat ini.

               Bamsoet mendorong pemerintah segera memberikan sosialisasi dan penjelasan
               yang dapat dipahami oleh masyarakat, dikarenakan rencana kenaikan iuran BPJS
               kesehatan ini bertolak belakang dengan kembali normalnya iuran BPJS Kesehatan
               yang beberapa waktu lalu diputuskan MA.


               "Mengingatkan pemerintah agar selalu mengedepankan kepentingan masyarakat
               luas dan menyampaikan bahwa peserta mandiri adalah kelompok masyarakat
               pekerja informal yang perekonomiannya sangat terdampak oleh Covid-19. Kenaikan
               iuran BPJS kesehatan ini justru berpotensi membuat masyarakat kesulitan dalam
               membayar iuran BPJS Kesehatan sehingga akses layanan kesehatan menjadi
               terhambat," ujar Bamsoet dalam siaran persnya.

               Bamsoet mendorong pemerintah mencari solusi dalam menjaga keberlanjutan
               program JKN-KIS dan keberlangsungan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara
               program JKN agar tetap berjalan, namun yang tidak memberatkan ataupun
               membebankan masyarakat.



                                                      Page 204 of 231.
   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210