Page 204 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 204

Dugaan eksploitasi itu pertama terungkap dari laporan media Korea Selatan, MBC.
               Stasiun televisi tersebut pertama kali menerima informasi dugaan eksploitasi dari
               laporan sejumlah WNI ABK yang bekerja di suatu kapal ikan berbendera China.


               Dalam kesaksian kepada MBC, sejumlah WNI ABK mengaku bekerja hingga 18 jam
               lebih dalam sehari, tidak diberi makanan layak, waktu istirahat yang minim, hingga
               pemberian upah yang tidak sesuai kontrak.


               Sebanyak empat WNI ABK juga dikabarkan meninggal dunia di atas kapal karena
               sakit, salah satunya bernama Ari (24). Jasadnya dibuang begitu saja di tengah laut
               dengan upacara seadanya.


               "Semoga ada upaya ke depannya untuk menarik perhatian presiden bahwa masalah
               ini perlu prioritas tinggi. Suatu ironi bagi Indonesia yang merupakan negara maritim
               besar seperti yang kita kerap gaungkan tetapi hal-hal yang begitu fundamental
               (terkait kemaritiman) belum dilakukan pemerintah secara serius, terutama dalam
               melindungi ratusan ribu ABK WNI yang bekerja di luar negeri," ujar Marzuki.

               (rds/ayp)























































                                                      Page 203 of 231.
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209