Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 MEI 2020
P. 86

Title          STIMULUS EKONOMI BAGI PERUSAHAAN YANG TAK LAKUKAN PHK
               Media Name     neraca.co.id
               Pub. Date      14 Mei 2020
                              http://www.neraca.co.id/article/131639/stimulus-ekonomi-bagi-perusahaa n-yang-tak-
               Page/URL
                              lakukan-phk
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Pandemi Covid-19 tidak saja berdampak pada kesehatan masyarakat, namun juga
               mengganggu sistem perekonomian. Presiden Joko Widodo mengatakan akan
               berbagai stimulus ekonomi kepada perusahaan yang berkomitmen tak melakukan
               Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawannya.

               Pandemi covid-19 membuat beberapa perusahaan ataupun industri terpaksa mem-
               phk karyawannya karena menurunnya daya beli masyarakat secara umum. Selain
               itu, perusahaan pun juga terdampak oleh kebijakan work from home dimana
               masyarakat dihimbau untuk belajar dari rumah.

               Hal tersebut tentu menjadi kabar pahit secara nasional, dimana angka PHK melonjak
               drastis selama 2 bulan terakhir, padahal para karyawan tentu akan melewati masa
               lebaran idul fitri.

               Pemerintah mencatat, pekerja formal yang mengalami PHK sebanyak 375.165
               orang, pekerja formal yang dirumahkan 1.032.960 orang, pekerja informal yang
               terdampak 314.833 orang. Total 1.722.958 pekerja yang terdata.

               Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IX Obon Tabroni, meminta kepada para
               pengusaha untuk tidak menjadikan persoalan pandemi covid-19 ini untuk melakukan
               pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tidak membayar hak tunjangan hari raya
               (THR) kepada karyawannya.

               Di Jawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jawa Barat
               Mochamad Ade Afriandi menjelaskan, mulanya pada 27 Maret pihaknya memantau
               502 perusahaan yang ada di jawa barat.

               Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui 86 persen atau lebih dari 400 perusahaan
               mengaku terdampak corona.

               Pada kesempatan berbeda, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah
               melaporkan ada puluhan perusahaan di Jawa Tengah menghentikan sementara
               proses produksi karena virus corona atau covid-19.

               Ketua Apindo Jawa Tengah Frans Kongi mengatakan, perusahaan terpaksa berhenti
               produksi karena terdampak dari penyebaran virus corona sejak 2 bulan terakhir.




                                                       Page 85 of 231.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91