Page 129 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 129
akhirnya diganjar predikat Certificate of Excellence dari organisasi jaminan sosial
sedunia yang dinamakan International Social Security Association (ISSA) pada
Oktober 2019. Predikat ini merupakan bukti upaya BPJAMSOSTEK dalam
mewujudkan kesejahteraan pekerja melalui program JKK RTW. Selain itu, satu
penghargaan lainnya juga diberikan oleh ISSA pada BPJAMSOSTEK yaitu pada
bidang Information and Communication Technology (ICT) dengan kategori
Certificate of Excellence in Social Security Administration.
Sementara itu, pada bulan September 2019, BPJAMSOSTEK juga menerima
penghargaan dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam ASSA Recognition
Awards pada kategori Innovation terkait PERISAI.
Peningkatan Manfaat
Terhitung sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No. 82 tahun 2019 oleh
Presiden RI, Joko Widodo, manfaat BPJAMSOSTEK yang diberikan kepada peserta
ini akan mengalami peningkatan manfaat yang cukup signifikan di mana regulasi ini
mengatur mengenai kenaikan manfaat program JKK dan JKM.
Peningkatan yang cukup signifikan ini terdapat pada manfaat program JKK (Jaminan
Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) antara lain seperti pada manfaat
beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Manfaat ini ditingkatkan baik
dari sisi jumlah nominal bantuan beasiswa hingga jumlah anak yang menerima dana
tersebut. "Untuk beasiswa meninggal dunia baik karena kecelakaan kerja maupun
kondisi umum, peningkatannya mencapai 1350 persen", ungkap Agus. Selain itu,
santunan kematian juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp24 juta menjadi Rp42 juta
untuk kasus meninggal dunia karena sebab apapun.
Agus menjelaskan bahwa peningkatan manfaat ini merupakan kado kepada
masyarakat pekerja di Indonesia dalam 100 hari pertama kinerja pemerintahan
Presiden Joko Widodo sejak dilantik pada Oktober 2019 yang lalu.
Agenda 2020
Menghadapi 2020, target yang harus dipenuhi oleh BPJAMSOSTEK juga semakin
menantang. Seperti pada kepesertaan, BPJAMSOSTEK menargetkan tambahan
sebanyak 23,2 juta peserta baru. Sementara target penerimaan iuran sebesar
Rp87,1 triliun dengan dana kelolaan pada akhir 2020 diharapkan mencapai Rp543,6
triliun.
"Kami berharap, di tahun 2020 ini, kondisi pasar global semakin membaik, agar
memberikan pengaruh positif pula terhadap ekonomi di Indonesia, dan juga pasar
tenaga kerja yang positif agar kondisi sosial ekonomi masyarakat juga meningkat.
Tentunya ini harapan yang baik dan kami akan selalu Optimistis dengan tetap
waspada terhadap tantangan-tantangan yang bisa muncul kapan saja agar
perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh kepada seluruh
pekerja dapat dicapai," pungkasnya.(adl)
Page 128 of 186.

