Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 131
Namun khusus untuk Rinisa, ahli warisnya tidak memperoleh santunan beasiswa
tersebut, karena Rinisa berstatus belum menikah.
"Bagi para pekerja migran Indonesia diimbau untuk memproteksi diri dengan
mendaftarkan kepesertaan BPJamsostek. Baik didaftarkan oleh penyalur tenaga
kerjanya maupun secara mandiri," ujarnya.
Sejauh ini, lanjutnya, kepatuhan penyalur PMI atau TKI untuk mendaftarkan
kepersetaan BPJamsostek dinilai sudah baik.
"Namun kesadaran tenaga kerja mandiri yang berangkat tanpa dikirim P3MI
(Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) masih minim mendaftarkan
kepesertaan BPJamsostek," jelas Suhedi.
Menurut dia, pekerja migran Indonesia yang berangkat ke luar negeri melalui P3MI
maupun secara mandiri, hanya dibebankan iuran sebesar Rp 370.000, yang meliputi
Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.
"Proteksi bagi pekerja migran Indonesia yang mendaftar, berlaku sejak didaftarkan,
selama penempatan di luar Indonesia, hingga kembali lagi ke Indonesia," Katanya.
Kadisnakertrans Jabar, Mochamad Ade Afriandi, MT , dalam sambutannya
menyampaikan salam dan turut berduka cita dari Gubernur dan Wakil Gubernur
Jabar, serta mendoakan semoga almarhumah Rinisa husnul khotimah. Selain itu,
Kadisnakertrans Jabar, memaparkan singkat piloting model "Jabar Migran service
Center" yang akan diterapkan melalui Indramayu.
Saat ini raperda perlindungan PMI, termasuk pembahasan prolegda kuartal pertama
2020, untuk menghadirkan Perda Jabar tentang Perlindungan PMI di Jawa Barat
sangat ditunggu semua pihak khususnya PMI dan keluarganya.
Oleh karena itu, meninggalnya Rinisa sebagai PMI Prosedural, kasus Aminah
Shagar, dan EtibToyib binti Anwar, harus menjadi momen penting untuk
penyemangat berkolaborasi antara Pemerintah, Pemerintah Daerah dan lembaga
lainnya. Maksudnya, agar perlindungan kepada PMI di Jabar terwujud. Ke depan di
Jabar, tutur Kadisnakertrans, kehadiran Pemda Prov. Jabar dalam melindungi
warganya yang menjadi PMI, harus lebih dirasakan masyarakat.
Menurut dia, menjadi PMI itu pilihan bukan keterpaksaan, untuk itu perlu sistem
navigasi yang mengelola mulai pra rekrutmen, rekrutmen, pelatihan dan sertifikasi
keahlian, persiapan penempatan ke negara tujuan, kontrak kerja, pemberangkatan,
bahkan sampai kembali lagi ke Jabar dan berkiprah di dunia industri maupun usaha
mandiri. Agustus 2019, Disnakertrans Jabar bersama BPJamsostek dan Bank BJB
akan menandatangani nota kesepahaman untuk perlindungan PMI.
"Itulah, Jabar peduli Pekerja Migran Indonesia, " tutur Ade.
Page 130 of 186.

