Page 157 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 157
Title KINERJA POSITIF DI 2019, BPJAMSOSTEK MAKIN OPTIMISTIS TAPAKI 2020
Media Name detik.com
Pub. Date 31 Januari 2020
https://news.detik.com/berita/4880964/kinerja-positif-di-2019-bpjamsos tek-makin-
Page/URL
optimistis-tapaki-2020
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Melewati tahun 2019, BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mencatatkan
berbagai hasil positif pada beberapa indikator kinerja. Catatan tersebut meliputi
indikator kinerja seperti kepesertaan, pelayanan, dan pengelolaan dana.
Kinerja Kepesertaan BPJAMSOSTEK mencatatkan total 55,2 juta pekerja atau
mencakup 60,7% dari seluruh pekerja Indonesia yang eligible sebagai peserta.
Mereka telah terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK hingga akhir Desember 2019.
Hal ini merupakan pencapaian yang positif karena angka pencapaian tersebut
tumbuh 9,1% dari tahun 2018. Sementara dari sisi penambahan perusahaan atau
pemberi kerja, capaian yang diraih mencapai 681,4 ribu perusahaan atau tumbuh
21,6% year on year (yoy).
Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto menegaskan pihaknya terus berupaya
memberikan perlindungan terbaik bagi seluruh pekerja, sekaligus juga memberikan
sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja agar program perlindungan
jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJAMSOSTEK ini bisa dirasakan oleh seluruh
pekerja di Indonesia.
"Hasil ini kami raih bukan semata karena kerja keras insan BPJAMSOSTEK sendiri,
tapi juga atas kerja sama yang baik antara semua pihak, yaitu Pemerintah,
stakeholder, dan tentu saja pemberi kerja serta pekerja yang semakin menyadari
pentingnya memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan," tukas Agus dalam keterangan
tertulis, Jumat (31/1/2020).
Agus juga menjelaskan semakin menantangnya pencapaian kepesertaan, tidak
menyurutkan semangat BPJAMSOSTEK untuk terus berusaha agar seluruh pekerja
Indonesia terlindungi.
"Walaupun dinamika kepesertaan cukup tinggi, sepanjang tahun 2019,
BPJAMSOSTEK berhasil mengakuisisi 23,6 juta peserta," jelas Agus.
Kinerja positif ini dicapai dengan menggagas kegiatan dan kerjasama strategis,
seperti yang dilakukan bersama Pemerintah, baik daerah, provinsi hingga pusat.
Kerjasama dimaksud antara lain penguatan regulasi pada level daerah hingga
provinsi, dan memastikan kepatuhan para pemberi kerja terhadap regulasi jaminan
sosial ketenagakerjaan.
Page 156 of 186.

