Page 160 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 160
Indonesia.
Upaya BPJAMSOSTEK dalam memberikan manfaat yang optimal bagi peserta ini
akhirnya diganjar predikat Certificate of Excellence dari organisasi jaminan sosial
sedunia yang dinamakan International Social Security Association (ISSA) pada
Oktober 2019. Predikat ini merupakan bukti upaya BPJAMSOSTEK dalam
mewujudkan kesejahteraan pekerja melalui program JKK RTW. Selain itu, satu
penghargaan lainnya juga diberikan oleh ISSA pada BPJAMSOSTEK yaitu pada
bidang Information and Communication Technology (ICT) dengan kategori
Certificate of Excellence in Social Security Administration.
Sementara itu, pada bulan September 2019, BPJAMSOSTEK juga menerima
penghargaan dari ASSA (ASEAN Social Security Association) dalam ASSA Recognition
Awards pada kategori Innovation terkait PERISAI.
Peningkatan Manfaat Terhitung sejak ditandatanganinya Peraturan Pemerintah No.
82 tahun 2019 oleh Presiden RI, Joko Widodo, manfaat BPJAMSOSTEK yang
diberikan kepada peserta ini akan mengalami peningkatan manfaat yang cukup
signifikan dimana regulasi ini mengatur mengenai kenaikan manfaat program JKK
dan JKM.
Peningkatan yang cukup signifikan ini terdapat pada manfaat program JKK (Jaminan
Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) antara lain seperti pada manfaat
beasiswa bagi anak pekerja yang meninggal dunia. Manfaat ini ditingkatkan baik
dari sisi jumlah nominal bantuan beasiswa hingga jumlah anak yang menerima dana
tersebut.
"Untuk beasiswa meninggal dunia baik karena kecelakaan kerja maupun kondisi
umum, peningkatannya mencapai 1350%", ungkap Agus.
Selain itu, santunan kematian juga ditingkatkan dari sebelumnya Rp 24 juta menjadi
Rp 42 juta untuk kasus meninggal dunia karena sebab apapun. Agus menjelaskan
bahwa peningkatan manfaat ini merupakan kado kepada masyarakat pekerja di
Indonesia dalam 100 hari pertama kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo
sejak dilantik pada Oktober 2019 yang lalu.
Lebih lanjut, dalam menghadapi tahun 2020 target yang harus dipenuhi oleh
BPJAMSOSTEK juga semakin menantang. Seperti pada kepesertaan, BPJAMSOSTEK
menargetkan tambahan sebanyak 23,2 juta peserta baru. Sementara target
penerimaan iuran sebesar Rp 87,1 triliun dengan dana kelolaan pada akhir tahun
2020 diharapkan mencapai Rp 543,6 triliun.
"Kami berharap, di tahun 2020 ini, kondisi pasar global semakin membaik, agar
memberikan pengaruh positif pula terhadap ekonomi di Indonesia, dan juga pasar
tenaga kerja yang positif agar kondisi sosial ekonomi masyarakat juga meningkat.
Tentunya ini harapan yang baik dan kami akan selalu optimis dengan tetap waspada
terhadap tantangan-tantangan yang bisa muncul kapan saja agar perlindungan
Page 159 of 186.

