Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 FEBRUARI 2020
P. 77
Title ADA 55 JUTA PEKERJA, BP JAMSOSTEK INCAR DANA KELOLA RP543 T
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 01 Februari 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200201184633-83-470760/ada-55-j uta-
Page/URL
pekerja-bp-jamsostek-incar-dana-kelola-rp543-t
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - BP Jamsostek mengincar dana kelolaan Rp543,6 triliun pada akhir tahun ini
setelah lembaga itu menorehkan kinerja positif pada 2019.
Dari sisi pekerja, BP Jamsostek memiliki 55,2 juta pekerja atau 60,7 persen dari
seluruh pekerja Indonesia. Sementara penambahan pemberi kerja mencapai 681
ribu atau naik 21,6 persen dibandingkan dengan 2018.
Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto pencapaian kepesertaan cukup
menantang, namun tak menyurutkan semangat lembaga itu agar seluruh pekerja
Indonesia terlindungi.
"Walaupun dinamika kepesertaan cukup tinggi, sepanjang tahun 2019, BP
Jamsostek berhasil mengakuisisi 23,6 juta peserta," kata Agus dalam
keterangannya, Sabtu (1/2).
BP Jamsostek juga mendorong kepesertaan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU)
dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) melalui inisiatif Perisai (Penggerak
Jaminan Sosial Indonesia), sebuah inovasi perluasan kepesertaan dengan skema
keagenan.
Terhitung sejak 2017-2019, Perisai memiliki berkontribusi positif terhadap
kepesertaan sebesar 1,1 juta peserta dengan total iuran Rp159,2 miliar yang
dilakukan oleh 6.241 Perisai aktif. Selain fokus pada pekerja di dalam negeri, BP
Jamsostek juga memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia.
Kinerja Pengelolaan Dana BP Jamsostek berhasil membukukan penambahan iuran
sebesar Rp73,1 triliun pada akhir 2019. Iuran tersebut ditambah pengelolaan
investasi yang berkontribusi pada peningkatan dana kelolaan mencapai Rp431,9
triliun pada akhir Desember 2019.
Lembaga itu juga mencatatkan hasil investasi sebesar Rp29,2 triliun, dengan imbal
hasil yang didapat sebesar 7,34 persen atau lebih tinggi dari kinerja IHSG yang
mencapai 1,7 persen.
"Untuk alokasi dana investasi, BP Jamsostek menempatkan sebesar 60 persen pada
surat utang, 19 persen saham, 11 persen deposito, 9 persen reksadana, dan
investasi langsung sebesar 1 persen," kata Agus.
Page 76 of 186.

