Page 101 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 101

Title          SOAL OMNIBUS LAW, RIDWAN KAMIL BINGUNG JIKA MEREMBET KE MANA-MANA
               Media Name     pikiran-rakyat.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01333701/soal-omnibus-law-r idwan-kamil-
               Page/URL
                              bingung-jika-merembet-ke-mana-mana
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive





               Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal rancangan undang-undang
               Omnibus Law.

               Meski belum memahami rincian RUU tersebut, Ridwan Kamil yakin, pada intinya,
               Omnibus Law memiliki tujuan baik untuk perbaikan iklim investasi dan Industri di
               Indonesia.

               "Gini Omnibus Law ini semua tentang UU baru yang mem-bypass ratusan UU yang
               ada menjadi UU yang spesifik. Ini dimensinya banyak. Jadi, saya tidak bisa memberi
               komentar karena ada isunya yang menyentuh tentang ketenagakerjaan, ada yang
               ke industri, investasi ke perda syariah," kata Ridwan Kamil di Trans Luxury Hotel,
               Jalan Gatot Soebroto, Kota Bandung, Rabu 22 Januari 2020.

               Dengan demikian, Ridwan Kamil tidak bisa berkomentar secara spesifik karena dia
               tidak tahu apa yang akan diakomodasi dalam Omnibus Law.

               "Yang saya pahami dari pidatonya Presiden, Omnibus Law, tujuannya undang-
               undang cipta lapangan kerja. Jadi, selama relasianya masih ke urusan investasi dan
               percepatan penciptaan lapangan kerja, saya paham," kata dia.

               "Namun, kalau konteks di luar itu, kalau merembet ke mana-mana, saya belum
               paham karena jangan jadi UU sapu jagat, segala urusan diselesaikan di situ. Saya
               masih berpandangan itu baik dalam konteks masih soal percepatan investasi," ujar
               dia.

               Ridwan Kamil menegaskan, dia tidak pamah terkaitd etailnya, meski demikian,
               intinya terkait investasi karena Indonesia kalah bersaing dengan Vietnam.

               "Dari sisi investasi, ini kalah oleh beberapa negara, sepertinya konteksnya itu.
               Setelah dipelajari, ini urusannya urusan lapangan kerja dan investasi, terlalu diikat
               aturan yang banyak urusan tanah, tata ruang perizinan, dan lain-lain," kata dia.

               "Kalau sampai merembet ke mana-mana, saya jadi agak bingung karena wacana
               awalnya tidak seperti itu. Spesifiknya apa, (saya yakin) tujuannya baik," ujar dia.










                                                      Page 100 of 152.
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106