Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 98
Title MENAG: TAK ADA PENGHAPUSAN SERTIFIKASI HALAL DI RUU OMNIBUS
Media Name liputan6.com
Pub. Date 22 Januari 2020
https://www.liputan6.com/news/read/4161395/menag-tak-ada-penghapusan-s ertifikasi-
Page/URL
halal-di-ruu-omnibus
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan tidak ada penghapusan sertifikasi halal
untuk produk-produk yang beredar di Indonesia dalam RUU Omnibus Cipta
Lapangan Kerja. RUU Omnibus hanya mendorong penyederhanaan proses sertifikasi
halal.
"Bukan istilah dihapus, bagaimana membuat mempercepat, membuat efisien," kata
Fachrul di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/1/2020).
Penyederhanaan proses sertifikasi halal produk-produk sesuai dengan arahan
Presiden Jokowi. Jokowi selalu mewanti-wanti agar prosedur pengurusan apa pun
dipangkas.
"Bapak Presiden enggak mau lagi hal-hal yang menjadi berlambat-lambat. Harus
ada kepastian. Bagus sekali niat Beliau itu," ujarnya.
Perjalanan pembahasan RUU Omnibus mulai banyak menuai kritik terkait beberapa
isu pemangkasan kebijakan yang dikhawatirkan oleh masyarakat. Mulai dari isu
ketenagakerjaan hingga kewajiban sertifikasi halal.
Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ledia Hanifa Amaliah menilai
munculnya berbagai kritik dan penolakan tersebut karena pemerintah dirasakan
terlalu fokus menyuarakan kepentingan investasi dalam ide dasar pemunculan
Omnibus Law.
Anggota Komisi X DPR RI ini menyatakan, rencana penyederhanaan peraturan
perundangan untuk membuat regulasi yang efektif dan efisien adalah ide yang baik,
tapi perlu dikuatkan dasar kepentingannya.
"RUU ini selayaknya dihadirkan, terutama untuk menguatkan kemunculan,
perkembangan dan proteksi pada produk dalam negeri, pada para pengusaha
mikro, kecil, menengah dan termasuk juga untuk memberi perlindungan pada
tenaga kerja, konsumen dan masyarakat Indonesia secara umum," kata Ledia dalam
siaran pers, Rabu (22/1/2020).
Harus Prorakyat
Page 97 of 152.

