Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 93

Title          DPR DESAK PEMERINTAH KIRIM DRAF OMNIBUS LAW
               Media Name     jawapos.com
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://www.jawapos.com/nasional/22/01/2020/dpr-desak-pemerintah-kirim -draf-
               Page/URL
                              omnibus-law/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Hingga kemarin (21/1) draf omnibus law, khususnya Rancangan Undang-Undang
               (RUU) Cipta Lapangan Kerja, secara resmi belum masuk parlemen. Namun,
               sejumlah legislator menyatakan sependapat dengan penolakan dari kelompok
               buruh.

               Komisi IX DPR yang salah satunya membidangi urusan ketenagakerjaan setuju
               dengan tuntutan para buruh. "Kami bersama kawan-kawan buruh menolak dampak
               negatif dari omnibus law ini," kata Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansory Siregar di
               kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.

               Meski DPR belum menerima draf RUU Cipta Lapangan Kerja, Ansory mengaku
               mengetahui arah dari rancangan regulasi itu. Di antaranya, terang dia, omnibus law
               lebih banyak mengakomodasi kepentingan kelompok pengusaha sebagai investor
               dan cenderung mengabaikan hak pekerja. "Saya kira ini garis besarnya," ucap dia.

               Ansory mempersilakan pemerintah segera menyerahkan draf dan naskah akademik
               RUU tersebut dan dibahas bersama DPR. Dengan begitu, tidak terus-menerus timbul
               spekulasi di publik, terutama kelompok buruh.

               Senada, anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning mengungkapkan, sumber gejolak
               tersebut berawal dari penyusunan omnibus law yang terkesan tertutup. "Bahkan,
               kita seperti kucing-kucingan. Buruh bilang sudah dapat bocoran. DPR sendiri belum
               bisa pastikan kebenaran naskah RUU itu," kata dia.

               Prinsipnya, jelas Ribka, DPR akan mendukung langkah pemerintah jika kebijakannya
               berpihak kepada masyarakat. Termasuk kalangan pekerja. Karena itu, pihaknya
               mendesak pemerintah segera mengirim draf RUU omnibus law ke DPR. "Agar semua
               jelas. Sebetulnya apa yang diupayakan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat,"
               imbuhnya.

               Pemerintah juga perlu mengajak serikat pekerja buruh berkomunikasi. Sebab,
               banyak serikat pekerja yang bisa mewakili kalangan pekerja. Politikus PDIP itu
               meminta pemerintah tidak terlalu tunduk pada kepentingan pemodal. Para investor
               luar negeri, tutur Ribka, punya kepentingan dalam penyusunan omnibus law
               sehingga ingin RUU itu segera disahkan. "Saya bilang pemerintah tidak boleh
               tunduk. Kekayaan alam kita banyak lho. Kita bisa mandiri tanpa investor asing
               sekalipun," tandasnya.




                                                       Page 92 of 152.
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98