Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 103
Dengan demikian, papar Ledia, keinginan pemerintah menyegarkan iklim investasi
harus dilandasi dengan keberpihakan pada kepentingan seluruh masyarakat
Indonesia, termasuk para pekerja dan konsumen muslim.
"Isu terhapusnya hak-hak dan perlindungan bagi pekerja, serta perlindungan
konsumen muslim dari makanan yang tidak halal hanya sebagian dari contoh betapa
perbincangan pembahasan RUU ini masih terkesan lebih berfokus pada bagaimana
bisa membuka keran investasi seluas-luasnya, tapi abai pada perlindungan bagi
masyarakat," tambah dia.
Karenanya sebelum pembahasan RUU ini menjadi lebih teknis, Ledia mengingatkan
pemerintah untuk menjadikan penguatan dukungan dan perlindungan pada produk
dalam negeri, pengusaha UMKM, tenaga kerja dan masyarakat Indonesia secara
luas sebagai landasan pembuatan naskah RUU.
"Jadi, meski kita sangat ingin melakukan penyegaran iklim investasi, dengan di
antaranya menyederhanakan regulasi dan membuka jalan kemudahan bagi para
investor, keberpihakan dukungan dan perlindungan pada masyarakat Indonesia
harus diutamakan, bukan dikalahkan demi investasi," jelas Ledia.
Page 102 of 152.

