Page 107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 107

Title          PEMERINTAH BUKA PELUANG LIBATKAN BURUH JADI PANITIA OMNIBUS LAW
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1298412/pemerintah-buka-peluang-libatkan- buruh-jadi-
               Page/URL
                              panitia-omnibus-law
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Neutral














               Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Benny Riyanto mengatakan, pemerintah
               berpeluang melibatkan buruh dalam kepanitiaan Omnibus Law Cipta Lapangan
               Kerja. "Dengan adanya masukan, kepanitiaan itu akan disempurnakan, misalnya
               dengan memasukkan buruh dan lainnya," ujar dia di Hotel Shangri-La, Jakarta,
               Rabu, 22 Januari 2020.

               Menurut Benny, kepanitiaan yang selama ini dikenal sebagai Satuan Tugas Omnibus
               Law itu masih belum berjalan. Panitia itu, kata dia, baru bekerja setelah
               pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat dimulai, sekaligus untuk
               menyosialisasikannya ke daerah.

               Hingga saat ini, kata Benny, pemerintah baru mengurus masalah teknis untuk
               menuangkan rancangan aturan tersebut dalam naskah akademik dan draf
               Rancangan Undang-undang. "Terkait dengan panitia atau sosialisasi Omibus Law
               yang komposisi atau susunan kepanitiaannya dianggap tidak lengkap karena unsur
               buruh belum ada, kepanitiaan itu sebenarnya belum berjalan," kata dia.

               Dalam acara yang sama, praktisi hukum dari firma Dentons HPRP Fabian Buddy
               Pascoal mengingatkan bahwa sebagai produk hukum, Omnibus Law tersebut harus
               memenuhi tiga asas, yaitu kepastian, keadilan, dan asas manfaat. Pada aspek
               keadilan, ia menyinggung adanya sejumlah aksi unjuk rasa karena ada pemangku
               kepentingan yang merasa tidak terakomodasi dalam proses pembuatan Omnibus
               Law.

               "Jadi pemerintah sudah membuat Satgas bersama Kadin untuk konsultasi publik
               Omnibus Law, kalau dilihat dari komposisinya, ini cenderung baru dari sisi
               pengusaha, kami belum melihat sisi buruh," kata Fabian. Ia melihat persoalan ini
               bisa menjadi 'kerikil di sepatu' pemerintah dalam mengegolkan beleid besar itu.

               Sebelumnya, Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menilai proses perumusan
               terkesan dilakukan tergesa-gesa, tertutup, dan tanpa ada upaya mendengarkan
               pendapat publik. Apalagi, komposisi Satuan Tugas (Satgas) Omnibus Law bentukan
               pemerintah pun didominasi pengusaha, perwakilan pemerintah daerah, dan



                                                      Page 106 of 152.
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112