Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 104

Title          'OMNIBUS LAW' DIYAKINI DAPAT MEMICU MASUKNYA INVESTASI ASING
               Media Name     rri.co.id
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              http://rri.co.id/post/berita/774878/ekonomi/omnibus_law_diyakini_dapat
               Page/URL
                              _memicu_masuknya_investasi_asing.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Wakil Ketua Kadin DKI bidang Pangan dan Maritim, Ikhsan Ingratubun mengatakan,
               Omnibus Law dapat memperbaiki segala macam peraturan yang akan menghambat
               regulasi, yang nantinya akan diajukan kepada DPR untuk kemudian disahkan
               menjadi undang-undang.

               Hal itu disampaikan Ikhsan pada Seminar Mini bertema "Penyederhanaan Regulasi
               untuk Peningkatan Investasi dan Kesejahteraan Masyarakat" yang diselenggarakan
               BEM Universitas Trilogi dan Himpunan Mahasiswa Agribisnis di Kampus Trilogi,
               Jakarta, Rabu (22/1/2020).

               "Persoalan investor lari dari Indonesia ialah ketenagakerjaan (SDM). Kita harus
               mendukung program pemerintah demi meningkatkan ekonomi Indonesia," ujarnya.

               Menurut Ikhsan Ingratubun, yang juga Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia itu,
               konsep ekonomi Indonesia harus banyak uang beredar untuk kesejahteraan rakyat.

               "Adanya deregulasi ialah untuk kesejahteraan rakyat. Biaya produksi yang dapat
               meningkatkan pendapatan pajak negara, listrik, BBM, transportasi, serta gaji tenaga
               kerja," imbuhnya.

               Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pelayanan Informasi Badan Koordinasi
               Penanaman Modal (BKPM), Ridwansyah mengungkapkan, prioritas Presiden RI
               dalam lima tahun ke depan di antaranya SDM unggul, penyederhanaan regulasi, dan
               transformasi ekonomi.

               "Beberapa sektor UKM dapat membuat investasi lebih banyak masuk," katanya.

               Selain itu, persoalan yang dapat menghambat masuknya investor adalah banyaknya
               regulasi serta infrastruktur lahan yang terbatas.

               Ia menuturkan, lima indikator kinerja dari fokus Presiden RI yaitu perbaikan
               peringkat kemudahan berusaha, eksekusi realisasi investasi besar, mendorong
               investasi besar untuk bermitra dengan UMKM, penyebaran investasi berkualitas,
               serta promosi investasi.

               "Kenapa investor harus memilih Indonesia? Karena peringkat Indonesia meningkat,
               ekonomi terbesar di ASEAN, 44 persen penduduknya berusia di bawah 25 tahun,





                                                      Page 103 of 152.
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109