Page 113 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 113

Title          OMNIBUS LAW DISEBUT MUDAHKAN CINA, MAHFUD: TAK DIBAHAS DI RAPAT
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1298219/omnibus-law-disebut-mudahkan-cina -mahfud-tak-
               Page/URL
                              dibahas-di-rapat
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive



















               Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD membantah
               anggapan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dikeluarkan untuk mempermudah
               masuknya modal asing, khususnya Cina, dan merugikan masyarakat. Ia mengatakan
               beleid itu dirancang untuk mempermudah prosedur bagi siapa saja yang hendak
               berinvestasi.

               "Kalau di sidang kabinet itu kita malah jarang sebut Cina. (Yang disebut) Qatar,
               UEA, Jepang, AS dan Eropa. Jadi bagaimana cara berinvestasi, karena di Indonesia
               kan kadang-kadang UU itu masing-masing lalu menunjukkan sikap ego sektoral.
               Misalnya kapal itu mau masuk tapi diperas sampai kapalnya lemas, sampai habis,"
               ujar Mahfud di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

               Menurut Mahfud, selama ini calon pemodal kerap berminat masuk. Namun, niatan
               mereka terkadang terhambat oleh aturan yang ada, misalnya terkait izin AMDAL
               yang lama keluar. "Menunggu AMDAL dua tahun tak keluar, uangnya sudah habis,"
               tutur dia. Harapannya, dengan adanya Omnibus Law itu izin investasi dipercepat.
               Tinggal nantinya apabila memang melanggar hukum, investasinya ditutup.

               Dalam kesempatan yang sama, Mahfud mempersilakan adanya pandangan lain dari
               masyarakat. Namun, ia meminta keberatan itu disalurkan saja. "Kalau ada masalah
               mari beri masukan, sehingga saya katakan yang demo itu sebenarnya karena salah
               persepsi, salah paham," kata Mahfud.

               Mahfud mengatakan masyarakat kerap menyalahartikan rencana terbitnya beleid
               besar itu. Misalnya saja, muncul anggapan bahwa Omnibus Law muncul untuk
               mempermudah pemerintah kongkalikong dengan asing, sehingga modal asing
               mudah masuk dan berujung rakyat dirugikan.

               "Enggak ada itu, enggak benar, ini kan berlaku juga untuk modal asing dan dalam
               negeri, ini terkadang salah, bahkan disebut mempermudah Cina masuk, bukan,




                                                      Page 112 of 152.
   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118