Page 115 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JANUARI 2020
P. 115

Title          BURUH TOLAK OMNIBUS LAW, MAHFUD MD: NGGAK APA-APA, BIASA SAJA
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      22 Januari 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1298321/buruh-tolak-omnibus-law-mahfud-md -nggak-apa-
               Page/URL
                              apa-biasa-saja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut
               adanya aksi unjuk rasa mengenai rencana pemerintah mengeluarkan Omnibus Law
               Cipta Lapangan Kerja adalah hal yang biasa saja.

               "Mana ada Undang-undang langsung jadi, kan mesti ada yang protes dan tidak,
               dibahas saja di DPR, enggak apa-apa biasa saja," ujar Mahfud di Hotel Shangri-La,
               Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

               Ia menduga ada dua alasan mereka melakukan unjuk rasa, pertama karena tidak
               mengerti dan kedua karena berbeda pendapat. Menurut Mahfud, kalau memang
               tidak mengerti, maka pemerintah bisa memberikan penjelasan. "Kalau punya
               pendapat berbeda, ya sampaikan di DPR, pasti diakomodasi."

               Mahfud juga merasa pemerintah sudah cukup melakukan sosialisasi. Sebab, beleid
               itu pun sejak awal sudah disinggung Presiden Joko Widodo dalam pidato
               pertamanya selepas pelantikan, 20 Desember 2019. Kala itu Jokowi telah
               menyinggung Omnibus Law soal penyederhanaan regulasi dan lainnya.

               Setelah pidato itu pun, peerintah sudah beberapa kali menggelar rapat dan diskusi.
               "FGD-FGD-nya kan tidak minim juga, tetapi kalau dirasa kurang, sekarang masih
               bisa dilanjutkan karena kan pembahasannya pun belum," tutur Mahfud.

               Ia menduga beleid itu baru akan mulai dibahas bersama anggota DPR selepas masa
               reses mendatang. Nanti juga akan ada daftar inventarisasi masalah dari masing-
               masing fraksi. Segara keberatan, menurutnya, bisa masuk di sana.

               Sebelumnya, ribuan buruh yang yang berasal dari berbagai organisasi menggelar
               demo di DPR untuk menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta
               Lapangan Kerja dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Presiden Konfederasi Serikat
               Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal menyatakan, buruh khawatir, Omnibus Law
               akan merugikan kaum buruh.

               "Jika pemerintah serius ingin menghilangkan hambatan investasi dalam rangka
               penciptaan lapangan kerja, jangan keliru menjadikan masalah upah, pesangon, dan
               hubungan kerja menjadi hambatan investasi," kata Said Iqbal di depan gerbang



                                                      Page 114 of 152.
   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120