Page 280 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 280

Title          PANDEMI PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      08 Mei 2020
               Page/URL       https://analisis.kontan.co.id/news/pandemi-pemutusan-hubungan-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive

















               Ramadan dan Lebaran kali ini nampaknya diwarnai kesenduan karena bertepatan
               dengan sebaran virus korona (Covid-19). Ironisnya hal ini tidak hanya di Indonesia
               dan/atau negara miskin berkembang, tapi juga terjadi di negara industri maju dan
               menyeluruh tanpa terkecuali. Dampak sistemik yang begitu cepat dan massif seolah
               mereduksi optimisme perekonomian sehingga menuntut adanya revisi pertumbuhan
               ekonomi global.

               Terkait hal ini, Intenational Monetary Fund (IMF) dalam laporan bertajuk World
               Economic Outlook edisi Januari 2020 menurunkan proyeksi dari 3,4% pada Oktober
               2019 menjadi 3,3% (prediksi di 2021 sebesar 3,4%) dan di laporan World Economic
               Outlook April 2020 dipangkas menjadi -3%. Hal ini tidak bisa lepas dari berlarutnya
               dampak sistemik sebaran virus Korona yang justru berimbas terhadap mati surinya
               geliat ekonomi secara menyeluruh.


               Proyeksi tersebut pada dasarnya tidak bisa lepas dari pandemi virus Korona
               sehingga dunia usaha dan ekonomi bisnis terdampak karena tekanan biaya tinggi
               sehingga negara perlu turun tangan menciptakan stimulus dan juga membuat
               berbagai kebijakan berbasis sektor fiskal, moneter dan keuangan. Tujuannya adalah
               untuk memacu geliat ekonomi pada rumah tangga dan usaha.

               Prediksi IMF menyebutkan, perdagangan global tahun 2020 turun 13% dibanding
               2019 dan tentu ini berpengaruh terhadap proses produksi serta industrialisasi. Oleh
               karena itu, beralasan jika kemudian terjadi ancaman gelombang Pemutusan
               Hubungan Kerja (PHK) secara massal dan kalangan pekerja buruh adalah
               korbannya, termasuk juga yang dirumahkan. Fakta ini menjadi pembenaran terkait
               fenomena pandemi PHK pada dua bulan bulan terakhir yang kepastian berakhirnya
               masih belum jelas.

               Konsistensi


               Tentu tidak dapat disalahkan jika dunia usaha dan industri terpaksa merumahkan
               sementara para pekerjanya karena pandemi virus Korona tidak tahu akan selesai
               sampai kapan, meski di sisi lain pemerintah juga telah serius menanganinya. Selain
               itu, langkah kebijakan work from home (WFH) dan tetap di rumah secara tidak



                                                      Page 279 of 313.
   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285