Page 283 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 283

Title          ABK WNI DI KAPAL CHINA DIBUANG KE LAUT, GP ANSOR: TINDAKAN BIADAP!
               Media Name     suara.com
               Pub. Date      08 Mei 2020
                              https://www.suara.com/news/2020/05/08/105855/abk-wni-di-kapal-china-di buang-ke-
               Page/URL
                              laut-gp-ansor-tindakan-biadap
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor mengecam dugaan kasus human trafficking
               atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 18 anak buah kapal (ABK)
               asal Indonesia yang bekerja di Kapal berbendera China bernama Longxing.

               Tragedi kemanusiaan yang menimpa 18 ABK WNI tersebut dinilai sebagai bentuk
               perbudakan modern (modern slavery) dan diduga telah terjadi perdagangan orang.
               Hal ini tampak jelas dari cara perusahaan menangani ABK yang sedang sakit hingga
               penguburannya yang tidak manusiawi dengan cara melarung ke laut.

               "Ini tindakan biadab, sebab itu kami mengutuk keras," kata Ketua Umum PP  GP
               Ansor  , Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (8/5/2020).

               GP Ansor menuntut Dalian, perusahaan yang mempekerjakan para ABK tersebut
               untuk meminta maaf secara terbuka kepada korban dan masyarakat Indonesia.
               Serta memenuhi hak-hak pekerja sepenuhnya dan mengganti semua kerugian
               akibat pelanggaran yang telah dilakukan perusahaan kepada ABK dan para ahli
               warisnya.

               Selain itu GP Ansor juga meminta Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian
               Luar Negeri, BP2MI, Kementerian Ketenagakerjaan dan pihak terkait lainnya untuk
               memberikan perlindungan maksimal kepada ke-14 ABK selama masa karantina
               hingga proses pemulangan ke tanah air.

               "Pemerintah Indonesia juga harus mengupayakan hak-hak ke-4 ABK yang
               meninggal dunia secara maksimal untuk diterimakan kepada ahli warisnya," ujar
               Yaqut.

               Selain itu, Yaqut meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk memperkuat
               perlindungan kepada ABK dan pekerja rentan lainnya. Salah satunya dengan segera
               meratifikasi instrumen internasional seperti Konvensi ILO No. 188 mengenai
               Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan (Work in Fishing).

               GP Ansor, lanjut dia, menyesalkan terjadinya tragedi kemanusiaan dan pelanggaran
               serius hak-hak buruh ini. Untuk itu pihaknya akan memberikan pendampingan
               hukum melalui LBH Ansor dan bekerjasama dengan pihak-pihak lain untuk





                                                      Page 282 of 313.
   278   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288