Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 38
Title EFEK CORONA, INACA: ADA MASKAPAI YANG MULAI MERUMAHKAN PEGAWAI
Media Name tempo.co
Pub. Date 26 Maret 2020
https://bisnis.tempo.co/read/1324240/efek-corona-inaca-ada-maskapai-ya ng-mulai-
Page/URL
merumahkan-pegawai/full&view=ok
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Sekretaris Jenderal INACA (Indonesia National Air Carriers Association) Bayu
Sutanto mengatakan saat ini sudah ada perusahaan maskapai yang mulai
merumahkan pegawainya lantaran terimbas dampak Virus Corona alias Covid-19.
"Setahu saya sudah mulai dengan unpaid leave atau perumahan karena jumlah
penerbangan sudah berkurang banyak," ujar Bayu kepada Tempo, Kamis, 26 Maret
2020. Kalau pandemi ini berkepanjangan, persoalan itu bisa berujung kepada
pemutusan hubungan kerja.
Bayu tidak bisa menyebut berapa banyak pegawai dari perusahaan anggota
asosiasinya yang terdampak kebijakan itu. "Yang tahu banyaknya adalah maskapai
masing-masing," kata dia. Namun, ia melihat hampir perusahaan penerbangan
terdampak, khususnya maskapai berjadwal.
Dalam keterangan tertulis, Ketua Umum INACA Denon Prawiratmadja mengatakan
sejak awal bulan Maret 2020 ini terjadi penurunan jumlah penumpang yang sangat
drastis. Untuk itu, semua maskapai penerbangan sudah mengurangi jumlah
penerbangan baik rute dan frekuensinya sampai dengan 50 persen atau lebih.
Menurut Denon, untuk mengurangi kerugian yang diderita beberapa waktu
belakangan ini, sejumlah maskapai penerbangan telah melakukan langkah
antisipasi.
Langkah itu antara lain dengan memilih opsi tutup operasi dan merumahkan atau
melakukan pemutusan hubungan kerja karyawannya baik bagi pilot, awak kabin,
teknisi dan karyawan pendukung lainnya.
Untuk menyelamatkan industri penerbangan agar tetap eksis baik saat ini maupun
saat pemulihan nanti apabila pandemi Covid-19 sudah tuntas, kata Denon, maka
INACA akan meminta sejumlah keringanan maupun insentif kepada pemerintah.
"Kami sangat mengharapkan respon positif dari Pemerintah yang cepat untuk
menghindari gelombang perumahan dan PHK yang tidak bisa dihindari tersebut."
Page 37 of 121.

