Page 142 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 142

Title          OMNIBUS LAW CIPTA LAPANGAN KERJA JANGAN HANYA JADI SURGA BUAT INVESTOR
               Media Name     sindonews.com
               Pub. Date      24 Januari 2020
                              https://ekbis.sindonews.com/read/1506187/34/omnibus-law-cipta-lapangan -kerja-
               Page/URL
                              jangan-hanya-jadi-surga-buat-investor-1579847968
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive













               Dua RUU Omnibus Law tengah disusun pemerintah, dengan tujuan utama adalah
               memperbaiki iklim investasi. Anggota Komisi IX DPR Anwar Hafid menilai Omnibus
               Law Cipta Lapangan Kerja lebih banyak berorientasi pada kemudahan berinvestasi.
               Padahal, menurutnya yang harus diperhatikan adalah bagaimana UU ini bisa
               menjadi surga bagi semua orang, baik bagi pemerintah, investor dan juga surga
               bagi buruh.

               "Ini yang harus dicari. Kalau dalam draf yang beredar ini kan hanya menjadi surga
               bagi investor, tapi mengebiri buruh. Kalau saya sih berharap suapaya UU Cipta
               Lapangan Kerja ini bisa menciptakan surga bagi ketiganya," ujarnya di Kompleks
               Parlemen, Senayan, Jakarta.

               Seperti diketahui tahap awal prioritas yakni RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja
               dan Sistem Perpajakan yang ditarget tuntas pembahasannya dalam 100 hari ke
               depan, meski hingga saat ini drafnya belum disampaikan ke DPR.

               Anwar Hafid menambahkan, bagi pemerintah jika buruh diperhatikan
               kesejahteraannya maka ke depan tidak ada lagi demo-demo buruh seperti yang
               selama ini terjadi. Dia mencontohkan sistem perburuhan di Jepang yang mengatur
               kepentingan buruh dan juga investor sehingga buruh merasa memiliki
               perusahaannya.

               "Makanya di Jepang jarang sekali ada buruh demo. Di sana benar-benar sistemnya
               mengatur karyawan itu merasa perusahaan itu miliknya. Dan kalau orang yang
               main-main, tidak produktif itu mereka akan saing tegur. Transparansi ada di dalam
               perusahaan dan yang menentukan UMP itu kan antara perusahaan dan serikat
               pekerja," tutur politikus Demokrat tersebut.

               Aturan soal jam kerja buruh yang ditentukan 40 jam kerja juga menjadi perhatian
               para buruh. "Ini juga perlu diperhatikan karena kita ini sistem kerja kita belum
               semua sama. Bagaimana yang perusahaan-perusahaan kecil kalau itu berlaku,
               mereka semua habis," katanya.





                                                      Page 141 of 163.
   137   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147