Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JANUARI 2020
P. 46
Omnibus adalah untuk mendatangkan investasi, sebab kondisi investasi di Indonesia
dianggap tidak seburuk yang dikatakan pemerintah.
"Mengutip Faisal Basri, investasi kita tuh masih tumbuh. Malahan lebih baik
dibandingkan negara Malaysia juga kalah sama kita. Makanya kalau tujuannya
investasi, kayaknya kok aneh, kan enggak jelek-jelek amat," ungkapnya.
Investasi RI
Seperti diketahui pada 2014, investasi Indonesia adalah 4,45 persen. Tingkat
investasi telah meningkat menjadi 6,67 persen pada 2018.
Dalam halaman pribadi Ekonom Senior Faisal Basri, disebutkan bahwa pertumbuhan
investasi Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia, Afrika Selatan, dan Brasil. Selain
itu, investor asing juga dianggap antusias menanamkan dananya di dalam negeri.
Indonesia masih menjadi negara tujuan investasi, setelah Cina dan India.
"Makanya kenapa pemerintah harus nurunin kesejahteraan. Jangan lah pemerintah
memberikan janji manis ke kami, gula-gula, nanti kami akan semakin marah, jangan
bohongi kami. Jangan sampai itu UU Lapangan Kerja jadi benar-benar celaka buat
buruh dan pemerintah juga, karena ekonominya jadi turun," tutupnya.
Page 45 of 163.

