Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 118
Dengan capaian kepesertaan sejumlah lebih dari 1 juta atau 41.9% dari tenaga
kerja yang ada di Sulsel .
"Jadi kepesertaan BP Jamsostek yang ada di Sulsel masih jauh dari total pekerja
yang ada, sehingga kami akan terus meningkatkan kepesertaan pekerja terlindungi
program BP Jamsostek, untuk itu perlu perlibatan pekerja milenial sebagai motor
penggerak. Manfaat program BP Jamsostek untuk jaminan kematian (JKM) saat ini
alami kenaikan dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta tanpa kenaikan iuran," kata Toto
Suharto.
Darmawan selaku Kadisnaker Pemprop Sulsel mengatakan pihaknya senantiasa
mengajak seluruh stakeholder Jamsostek di Sulsel baik pemberi kerja dan pekerja
untuk segera berpikir bahwa resiko kecelakaan kerja yang menyebabkan kecelakaan
kerja hingga kematian bisa terjadi untuk semua orang, karena itu pemberi kerja dna
pekerja mesti menyiapkan diri mendapatkan perlindungan program BP Jamsostek.
"Sosialisasi program BP Jamsostek harus terus dilakukan ke seluruh masyarakat
pekerja agar terlindungi dan menjadi peserta BP Jamsostek. Milenial punya potensi
kuat sebagai pendorong perubahan sehingga harus terlibat dalam perluasan
kepesertaan BP Jamsostek," katanya.
Suhartini Suaedy Ketua Korcab MP BPJS Sulsel mengatakan pihaknya siap
bekerjasama dengan BP Jamsostek dan pemerintah daerah untuk memberikan
edukasi dan rekrutmen peserta terkait urgensi program BP Jamsostek di kalangan
pekerja khususnya milineal.
"Kami akan edukasi pekerja formal dan informal melalui gerakan milenial hingga
sampai ke pelosok desa," pungkasnya.
Page 117 of 223.

